Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengenal Sustainable Fashion dan Dampaknya Bagi Lingkungan

Bahana. • Minggu, 4 Agustus 2024 | 16:26 WIB

Caption: Sustainable fashion memproduksi pakaian tapi tidak merusak lingkungan
Caption: Sustainable fashion memproduksi pakaian tapi tidak merusak lingkungan
RADAR JOGJA - Sustainable fashion adalah pendekatan dalam industri fesyen yang bertujuan untuk meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan dan sosial.

Konsep ini mencakup seluruh rantai pasok, dari produksi bahan baku hingga penjualan dan pembuangan pakaian bekas.

Prinsip-prinsip utama yang diterapkan dari sustainable fashion sendiri yaitu seperti penggunaan bahan ramah lingkungan, dimana menggunakan bahan alami, organik, atau daur ulang dalam proses produksi pakaian.

Lalu menerapkan praktik produksi yang etis dan adil terhadap pekerja, dengan memperhatikan upah yang layak, kondisi kerja yang aman, dan penghormatan terhadap hak-hak pekerja.

Kemudian mendorong konsumen untuk membeli pakaian secara bijaksana, memilih produk yang berkualitas, dan merawat pakaian dengan baik untuk memperpanjang umur pakai.

Dan yang paling penting mendukung sistem daur ulang tekstil dan menciptakan produk baru dari bahan bekas.

Dengan menerapkan prinsip-prinsip tersebut, sustainable fashion berusaha untuk mengurangi jejak karbon, konsumsi air, dan limbah tekstil yang dihasilkan oleh industri fesyen konvensional.

Selain itu, sustainable fashion juga memperhatikan kesejahteraan pekerja dan masyarakat yang terlibat dalam proses produksi.

Beberapa contoh bahan ramah lingkungan yang sering digunakan dalam sustainable fashion adalah katun organik, rami, tencel, dan polyester daur ulang.

Sementara itu, merek-merek fesyen berkelanjutan seringkali transparan mengenai rantai pasoknya dan bekerja sama dengan organisasi-organisasi sosial untuk memastikan praktik produksi yang adil.

Manfaat dari sustainable fashion pun beragam, maulai dari melindungi lingkungan karena membantu mengurangi polusi air, udara, dan tanah.

Lalu menjaga kesejahteraan sosial, karena mendukung praktik produksi yang adil dan etis.

Baca Juga: Tak Berkutik, Liverpool Sikat Manchester United Tiga Gol Tanpa Balas Dalam Pertandingan Persahabatan

Kemudian menghemat sumber daya, karena menggunakan bahan daur ulang dan mengurangi konsumsi sumber daya alam.

Dan terakhir meningkatkan kesadaran konsumen, sehingga masyarakat kini lebih peduli terhadap lingkungan dan sosial

Dengan memilih untuk membeli pakaian dari merek-merek sustainable fashion, konsumen dapat berperan aktif dalam mendukung industri fesyen yang lebih bertanggung jawab.

Meskipun harganya mungkin lebih tinggi dibandingkan dengan pakaian fast fashion, tetapi investasi tersebut sebanding dengan manfaat yang diperoleh bagi lingkungan dan masyarakat.


(Demartha Salsa Anugrah)

Editor : Bahana.
#sustainable fashion #lingkungan