Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ini Kata Psikolog, Kegiatan Journaling Menjadi Treatment Kesehatan Mental

Andi May • Sabtu, 3 Agustus 2024 | 15:30 WIB

Psikolog Istiana Tajjudin.Dokumentasi Pribadi 
Psikolog Istiana Tajjudin.Dokumentasi Pribadi 


RADAR JOGJA - Psikolog Istiana Tajuddin mengatakan, kegiatan journaling merupakan salah satu terapi kesehatan mental. Khususnya bagi orang-orang yang mengalami stres karena permasalahan dalam bekerja, belajar, ataupun aktivias lain.


"Manusia zaman sekarang kan sangat rentan terpapar kesehatan mental, dengan journaling salah satu terapi agar bisa mengenali situasi atau masalah yang dialami," ujar dosen Prodi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin ini Jumat (2/8).

Kegiatan journaling sendiri, kata Istiana, dapat memicu munculya rasa senang dan lega. Tepat setelah mencurahkan masalah ataupun aktivitas di buku catatan.
Dengan journaling, lanjut dia, seseorang mengetahui apa yang harus dibenahi dan dapat mencari solusi dengan kepala dingin. Sehingga bisa melihat suatu masalah dengan sudut pandang yang berbeda.


"Karena biasanya orang kalau menulis kegiatannya pasti di waktu-waktu yang tenang dan suasana hati yang sedang baik," jelasnya.


Menurutnya, tak ada efek negatif bagi orang-orang yang melakukan kegiatan journaling. Bahkan, bagi yang tidak hobi menulis sekalipun dapat melakukan kegiatan tersebut.

"Tidak ada tipe kepribadian secara khusus untuk orang-orang yang sering menulis aktivitas di buku catatan ataupun gadget, semua itu kebiasaan manusia untuk meluapkan pikiran dan perasan," ucapnya.


Menurutnya, journaling bisa memahami dalam mengatur emosi pemecahan masalah yang dihadapi. Sehingga, orang-orang dapat mengetahui kegiatan-kegiatan positif yang akan dilakukan ke depannya.


Dia mengakui, journaling dapat membuat orang lebih terorganisasi dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Namun begitu, journaling bukan hanya bagi orang yang perfeksionis.


"Journaling merupakan wadah cerita-cerita yang mungkin tidak bisa disampaikan ke orang lain. Dapat mengenali diri kita sendiri secara mendalam," ucapnya. (ndi/eno)

Editor : Satria Pradika
#lifestyle #psikolog #journaling #terapi #kesehatan mental #stres