Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Baju crop top dengan Bahan Knit Paling Diminati, Halus dan Lembut saat Dipakai

Elang Kharisma Dewangga • Sabtu, 13 Juli 2024 | 14:00 WIB
ICON FASHION: Crop top adalah salah satu tren mode yang telah menjadi ikon dalam dunia fashion modern. Bentuknya adalah jenis pakaian atasan yang dipotong pendek
ICON FASHION: Crop top adalah salah satu tren mode yang telah menjadi ikon dalam dunia fashion modern. Bentuknya adalah jenis pakaian atasan yang dipotong pendek

RADAR JOGJA - Pakaian model crop top disebut sudah booming sejak tiga tahun silam. Namun sampai saat ini, baju atasan perempuan tersebut masih memiliki peminat.

Bahan dari atasan ini pun beragam. Seperti dari bahan kaus, rajut, knit, hingga katun. Hanya saja, bahan yang paling banyak dicari adalah knit. “Dia lebih halus dan lembut di kulit," ucap penjual busana di kawasan Gejayan, Sleman Rani Kartika Jumat (12/7).

JUJUKAN: Pembeli yang memadati toko fesyen di Jalan KHA Dahlan Nomor 15D Purworejo.
JUJUKAN: Pembeli yang memadati toko fesyen di Jalan KHA Dahlan Nomor 15D Purworejo.

Rani mengaku, ada masanya dia menerima pesanan cukup tinggi. Dia bisa menjual hingga 30 pcs per bulan. Namun saat ini, pembelian terbilang landai. Yakni sekitar 10 pcs per bulan. “Permintaannya tinggi itu tahun lalu,” ucapnya.

Harga yang ditawarkan pun mulai dari Rp 80 ribu hingga Rp 160 ribu. Khusus crop top dengan bahan knit. Menyesuaikan kualitas kain dan motif yang diaplikasikan. “Ada lengan panjang dan pendek juga, sekarang makin variatif," ujarnya.

Menurutnya, model baju ini masih diminati karena cenderung nyaman untuk dipakai sehari-hari. Jika akan digunakan keluar rumah, pengguna bisa langsung memadukannya dengan pakaian lain. “Tinggal di-styling saja,” ujarnya.


Menyoal demografi pembeli, didominasi perempuan muda. Rata-rata usia sekolah dan mahasiswa. Khususnya mereka yang tidak menggunakan hijab. "Karena potongannya pendek, jadi kurang cocok dipakai dengan hijab," tuturnya.


Hal serupa juga diungkapkan oleh Desi Prasetyowati. Karyawan toko fashion Oryza di Jalan KHA Dahlan Nomor 15D Purworejo ini mengaku, pembeli didominasi kalangan anak kuliah dan sekolah. “Paling SMK atau SMA, kalau SMP jarang," sebutnya kemarin (12/7).


Menurutnya, pembeli juga datang dari kalangan perempuan muslim berhijab. Namun tetap dipadukan dengan pakaian lain agar bagian perut tidak terlihat.


Sebab sebelumnya, crop top sempat menjadi perbincangan di media sosial. Hal ini karena digunakan oleh perempuan berjilbab. Sebab dalam video yang viral di TikTok itu, nampak bagian perut pengguna yang terlihat.


Harga yang dibaderol untuk crop top, dari Rp 35 ribu hingga Rp 110 ribu. "Sehari tidak pasti, tapi mungkin rata-rata bisa sepuluh pembeli model crop top," ungkapnya. (iza/han/eno)

 

 

 

 

Editor : Satria Pradika
#Gejayan #lifestyle #baju crop top #TikTok