Kondisi ekonomi yang mengharuskan orang untuk menghargai nilai uang pada saat itu, dan mengurangi pemborosan.
Membuat konsep ini berkembang karena meningkatnya kesadaran akan perubahan iklim dan keberlanjutan.
Sama halnya ketika dunia sedang mengalami pandemi Covid-19, serta krisis ekonomi global.
Banyak orang dan keluarga untuk mempertimbangkan kembali pola konsumsi dari apa yang mereka beli dan konsumsi.
Dari hal tersebut mereka mulai mengurangi pengeluaran, memprioritaskan kebutuhan utama, dan mencari cara untuk menghemat uang.
Namun dengan menerapkan konsep ini anda juga harus mengetahui bahwa frugal living juga memiliki tujuan untuk bisa mencapai hal-hal yang sobat radar inginkan tujuan tersebut adalah:
1. Menghemat Pengeluaran
Tujuan utama dari frugal living ini adalah menghemat pengeluaran.
Dengan mengurangi pengeluaran yang tidak dibutuhkan, maka uang yang tersisa dapat digunakan untuk kebutuhan yang lebih penting, seperti menabung atau investasi.
2. Meningkatkan Tabungan
Baca Juga: FKHN Kulon Progo Pertanyakan Nasib Honorer: Minta UU No 20 Tahun 2023 Diperjelas Implementasinya!
Ternyata konsep frugal living ini juga bertujuan untuk meningkatkan tabungan.
Dengan menghemat, banyak uang yang tersisa bisa disimpan ke dalam tabungan untuk bisa digunakan ketika darurat atau untuk merencanakan sesuatu.
Penggunaan tabungan ini bisa dipakai untuk tujuan tertentu salah satunya adalah membeli rumah.
3. Mengurangi Utang
Secara tidak langsung, konsep ini bisa mengurangi utang.
Penghematan dengan menggunakan konsep frugal living ini tidak hanya membuat orang yang memiliki uang untuk ditabung, melainkan jika menjalankan konsep ini, orang yang menjalankannya bisa mengukur kemampuan didalam membeli sebuah barang atau mengurangi utang.
4. Mempertajam Fokus pada Kebutuhan Utama
Konsep frugal living ini juga bisa mempertajam fokus pada kebutuhan utama.
Dengan menjalankan konsep ini anda bisa membeli barang yang benar-benar dibutuhkan sehingga fokus kepada tujuan utama bisa terarah dan cepat terlaksana.
Didalam menerapkan frugal living ini terdapat tips atau cara melakukannya terdapat lima langkah sederhana untuk bisa melakukan frugal living ini yaitu:
1. Membuat Anggaran
Baca Juga: Dibawakan Javier Parisi, The John Lennon Impersonator, Lagu-Lagu Legendaris Indonesia Akan Mendunia
Dengan membuat anggaran dapat membantu mengidentifikasi kebutuhan utama sehingga dapat terfokus kepada pengeluaran yang benar - benar penting sekaligus menghindari kebutuhan yang terlalu konsumtif, langkah ini dapat memantau dan mengontrol pengeluaran.
2. Mengurangi Pengeluaran Rutin
Langkah selanjutnya adalah mengurangi pengeluaran rutin, seperti makan di luar atau bahkan membeli kebutuhan yang kurang perlu.
Hal tersebut bisa diganti dengan membawa bekal dari rumah.
Dengan menggunakan langkah alternatif tersebut dapat melakukan penghematan secara signifikan tanpa mengorbankan kebutuhan yang lain.
3. Mencari Alternatif yang Lebih Murah
Konsep frugal living ini melibatkan alternatif yang lebih murah dalam kehidupan sehari-hari.
seperti membeli baju prelove atau baju dari thrift shop yang berkualitas baik, memanfaatkan penawaran diskon atau promosi untuk memperoleh barang atau layanan dengan harga yang terjangkau.
4. Memperbaiki Kebiasaan
Contoh kebiasaan yang bisa diperbaiki adalah kebiasaan finansial, berfikir sebelum melakukan pembelian implusif dan mengatur keuangan dengan baik, seperti membayar tagihan dengan tepat waktu serta mengelola utang dengan baik dan benar.
Dengan memahami nilai uang dan membatasi perilaku yang konsumtif, hal tersebut dapat menjaga keuangan dalam kondisi yang baik.
5. Menjaga Keseimbangan antara Pengeluaran dan Pendapatan
Dengan menjaga keseimbangan antara pengeluaran dan pendapatan, bisa terhindar dari kondisi besar pasak daripada tiang.
Yang mana dapat dipastikan bahwa pengeluaran tidak melebihi pendapatan.
Langkah ini bisa membantu untuk menyisihkan sebagian dari pendapatan untuk kebutuhan mendesak atau kebutuhan masa depan.
Jadi bagaimana apakah sobat radar sudah siap untuk melakukan frugal living?
Dengan adanya gaya hidup ini ternyata dapat menghemat dan memperbaiki kebiasaan didalam mengatur prilaku konsumtif, yuk mari berhemat.
(Bayu Prambudi Susilo)
Editor : Bahana.