Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Meal Preparation, Jadi Solusi Menakar Gizi Seimbang

Naila Nihayah • Sabtu, 8 Juni 2024 | 14:53 WIB

 

EFISIEN: Meal prep menjadi penting karena dapat mempersiapkan segala bahan makanan dengan baik sekaligus mengefisienkan waktu.
EFISIEN: Meal prep menjadi penting karena dapat mempersiapkan segala bahan makanan dengan baik sekaligus mengefisienkan waktu.

RADAR JOGJA - Belakangan ini, tren meal atau food preparation atau dikenal denga istilah meal prep kembali bermunculan di media sosial. Banyak akun mengunggah video yang memperlihatkan suatu kegiatan menyiapkan bahan makanan mentah untuk kebutuhan konsumsi dalam durasi waktu tertentu.

Menu yang dibuat pun beragam. Mulai dari sayur-mayur, buah-buahan, hingga ikan atau daging. Dengan kata lain, meal prep menjadi satu solusi agar dapat menakar gizi seimbang. Namun, untuk melakukan metode ini, perlu diperhatikan beberapa hal. Mulai dari waktu simpan hingga tingkat higienis.

Dosen Prodi Gizi Untidar Rizka Qurrota A
Dosen Prodi Gizi Untidar Rizka Qurrota A

Dosen Prodi Gizi Untidar Rizka Qurrota A'yun menyebut, tren meal prep sebetulnya mulai muncul sejak pandemi Covid-19. Banyak orang yang mencari frozen food dan menyetok beberapa bahan makanan. "Biar mudah memasaknya," ujarnya saat ditemui Jumat (7/6).

 

Menurutnya, meal prep merupakan satu tahapan dari proses persiapan dari rangkaian pengolahan makanan. Upaya itu menjadi penting karena dapat mempersiapkan segala bahan makanan dengan baik sekaligus mengefisienkan waktu.

Metode ini membantu seseorang yang kerap terjebak dalam kesibukan harian atau sebagai pekerja. Ketika bahan makanan telah tersedia, dia tinggal mengambil salah satunya dari kulkas, lalu memasaknya.

Periode penyiapan makanan ini bisa diterapkan secara fleksibel. Seperti harian maupun mingguan. Sebaiknya juga dicatat tanggal pengemasan di dalam wadahnya. Agar tidak terlalu sehingga mengantisipasi pengurangan nutrisi pada makanan.

Menurut Rizka, bahan makanan mentah yamg disimpan dalam kurun waktu tertentu, tidak terlalu mengurangi nilai gizinya. Hanya saja, kualitas makanannya berkurang. "Makanannya sudah kurang fresh. Nanti diperhatikan lagi saat pengolahan," paparnya.

Namun, untuk melakukan meal prep juga perlu memperhatikan bahan makanan itu layak dikonsumsi dalam jangka waktu tertentu. Kelayakan itu salah satunya ditunjang dari tidak adanya paparan bakteri berbahaya yang merusak bahan makanan. Sehingga harus benar-benar higienis.

Upaya itu dapat dilakukan ketika bahan makanan mentah yang didapat segera dibersihkan dan dipotong sesuai porsinya. Namun, alat yang digunakan untuk memotong haruslah steril dan bersih. "Dari segi gizi, sebenarnya baik. Asal memperhatikan keamanannya," katanya.

Berdasarkan anjuran dari World Health Organization (WHO), alat yang digunakan persiapan bahan makanan mentah dan matang harus dibedakan. Hal itu untuk menghindari cross contamination atau kontaminasi silang. "Seperti talenan dan pisau, itu harus dipisahkan," pesannya.

Selain itu, Rizka mengatakan, setiap jenis bahan makanan praktis memiliki waktu simpan yang berbeda-beda. Untuk daging, bisa disimpan di dalam freezer asal wadah yang digunakan benar-benar tertutup. Tapi, daging itu tidak dianjurkan untuk dicuci terlebih dahulu. Sehingga bisa bertahan hingga lebih dari seminggu.

Hanya saja untuk sayuran maupun buah-buahan, umur simpannya cenderung lebih singkat. Apalagi jika sudah dipotong. "Jadinya memang harus menggunakan food container atau wadah yang aman dan kedap udara. Di bawahnya kasih alas, seperti tisu atau kertas biar tidak berkeringat," rincinya.

Kendati demikian, penyiapan makanan dengan metode ini turut memperhatikan nutrisi. Pemilihan menu sehat tetap bisa dilakukan pada meal prep sehingga memperoleh asupan gizi seimbang ketika mengonsumsinya.

"Gizi seimbang prinsipnya (menu) makanan beragam. Ada komponen sayurnya, protein hewani, nabati pokoknya," ungkapnya.

Tidak hanya para pekerja saja yang bisa membuat meal prep, tapi juga masyarakat secara umum. Bagi pemula, ada sejumlah tips yang bisa dilakukan. Seperti membuat perencanaan menu. Terutama dalam memilih menu bervariasi hingga bahan yang digunakan. Sesuai budget.

Rizka menyebut, bagi pemula sebaiknya menyusun daftar menu sesuai jumlah hari yang akan dipersiapkan bahan makanannya agar siap masak. "Persiapkan daftar belanjaan. Seperti bumbu-bumbunya, bahannya apa saja. Kalau sudah, siapkan wadah," lontarnya.

Namun sebelum dimasukkan dalam wadah, bahan makanan tersebut harus dipastikan benar-benar bersih. Serta dipotong sesuai porsinya. "Tempat penyimpanan juga perlu dipastikan kedap udara saat dimasukkan ke dalam freezer," sambungnya.

Kemudian, bahan makanan itu bisa disimpan dan dimasak sesuai jadwal yang ditentukan. Terlebih masa simpan sayur atau buah yang cenderung singkat. (aya/eno)

Editor : Satria Pradika
#frozen food #Meal Preparation #media sosial #gizi