Namun kebiasaan makan sekali sehari atau “OMAD” (One Meal a Day) dapat menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi kesehatan Anda.
Apa saja efek samping yang bisa terjadi akibat kebiasaan ini? Simak ulasannya di bawah ini.
Metabolisme berkurang
Makan sekali sehari dapat menyebabkan metabolisme tubuh menurun.
Memang tubuh cenderung menyimpan energi dalam bentuk lemak sebagai cadangan karena tidak mendapat asupan makanan secara teratur.
Metabolisme yang berkurang dapat menghambat penurunan berat badan dan menyebabkan penambahan berat badan.
Risiko ketidakseimbangan nutrisi
Makan sekali sehari membuat tubuh kesulitan memenuhi kebutuhan nutrisi harian.
Hal ini dapat menyebabkan kekurangan nutrisi, seperti vitamin dan mineral, yang dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, seperti kelemahan otot, gangguan pencernaan, dan masalah kulit.
Menyebabkan gangguan pencernaan
Kebiasaan makan sekali sehari dapat menyebabkan gangguan pencernaan, seperti sembelit atau diare, karena tubuh tidak mendapat pasokan makanan secara teratur.
Selain itu, kebiasaan makan yang tidak teratur juga dapat mengganggu keseimbangan bakteri menguntungkan di saluran pencernaan.
Peningkatan risiko gangguan metabolisme
Makan satu kali sehari juga dapat meningkatkan risiko gangguan metabolisme, seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.
Faktanya, kebiasaan ini bisa menyebabkan fluktuasi kadar gula darah yang tidak sehat.
Meskipun kebiasaan makan sekali sehari mungkin menjadi pilihan bagi sebagian orang, penting untuk diingat bahwa kebiasaan ini juga dapat menyebabkan efek samping yang berbahaya bagi kesehatan.
Sebaiknya konsultasikan dengan ahli gizi atau dokter sebelum mengubah pola makan Anda sepenuhnya.
Editor : Bahana.