RADAR JOGJA - Banyak kesalahpahaman mengenai menstruasi, salah satunya adalah anggapan bahwa menstruasi dapat membantu membakar lebih banyak kalori.
Namun, seberapa besar pengaruh menstruasi terhadap pembakaran kalori?
Menstruasi merupakan proses alami dalam siklus reproduksi wanita di mana lapisan rahim mengering setiap bulannya jika tidak terjadi kehamilan.
Meski menstruasi dapat menyebabkan perubahan metabolisme dan kebutuhan energi tubuh, klaim bahwa menstruasi membantu membakar lebih banyak kalori mungkin lebih merupakan mitos daripada fakta ilmiah.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa menstruasi dapat mempengaruhi kebutuhan kalori tubuh, namun pengaruhnya mungkin tidak signifikan.
Kebanyakan penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kebutuhan kalori saat menstruasi biasanya hanya sekitar 100 hingga 300 kalori per hari, setara dengan jumlah kalori dalam sepotong kecil kue atau segelas susu.
Artinya, meskipun tubuh mungkin memerlukan lebih banyak energi selama menstruasi, perbedaannya tidak cukup besar untuk mempengaruhi pengeluaran kalori atau berat badan secara keseluruhan secara signifikan.
Faktor-faktor seperti tingkat aktivitas fisik, metabolisme basal, dan kebiasaan makan yang sehat tetap menjadi faktor penting dalam pengendalian berat badan.
Jadi, meski menstruasi mungkin sedikit berpengaruh terhadap kebutuhan kalori tubuh, klaim bahwa menstruasi bisa membantu membakar lebih banyak kalori mungkin hanya mitos belaka.
Penting untuk mengikuti pola makan seimbang dan gaya hidup sehat untuk menjaga kesehatan dan kebugaran.
Editor : Bahana.