RADAR JOGJA - Active listening merupakan praktik komunikasi yang tidak hanya sekedar mendengar tetapi juga ikut melibatkan perasaan dan pikiran anak.
Di zaman modern ini active listening menjadi cara parenting yang patut bunda coba karena berguna untuk memberikan rasa percaya diri dan harga diri anak bersama orang tuanya.
Melansir dari beautynesia.id, berikut merupakan 3 cara ampuh menerapkan active listening parenting pada anak yang perlu kamu ketahui.
1. Jangan Menginterupsi Perkataan Anak
Jangan terburu-buru memotong perkataan mereka dan dengarkan mereka terlebih dahulu, meski terkadang orangtua tidak tahan untuk segera memberi respon atau solusi.
Dengan begitu, anak akan lebih jelas dalam mengungkapkan perasaannya.
2. Berikan Perhatian Penuh pada Anak
Ketika orangtua memberi perhatian penuh, anak akan merasa bahwa dirinya penting.
Mereka juga merasa bahwa orangtua hadir dan tertarik terhadap apa yang mereka lakukan, pikirkan, dan rasakan.
Memberi perhatian dapat dilakukan dengan gestur dan bahasa tubuh tertentu, seperti halnya kontak mata, menoleh pada anak, mendekati anak saat mereka berbicara, bahkan mensejajarkan tubuh jika anak masih kecil.
3. Berikan Respon yang Empatik
Hindari menghakimi atau mengkritik, dan jangan meremehkan perasaan mereka.
Sebaliknya, berikan dukungan dan dorongan, dan tunjukkan bahwa anda siap mendengarkan mereka jika mereka ingin berbicara lebih lanjut.