RADAR JOGJA - Stand up comedy juga turut tumbuh di Jogjakarta. Hal ini dibuktikan dengan adanya Komunitas Stand Up Indo Jogja yang sudah berdiri sejak 2011 silam. Dalam perjalanannya, komunitas tersebut banyak diisi oleh kalangan muda untuk meluapkan keresahan.
Ketua Stand Up Indo Jogja Miftakhul Ilmy mengatakan, keresahan anggota biasanya disampaikan saat kumpul rutin setiap pekannya. Untuk anggota lama, biasanya akan melakukan open mic setiap Jumat. Acara ini, tentunya dihadiri oleh berbagai kalangan.
Sedangkan bagi anggota pemula, akan turut belajar membuat materi stand up setiap Selasa. Menurutnya, materi yang dibuat beraneka ragam. Sebab mereka akan diberikan kebebasan menulis. Asalkan tidak berbau SARA, rasis, ataupun pornografi. "Kita sharing kalau mau belajar (karena terbuka untuk umum, Red),” ungkapnya kemarin (2/2).
Menurutnya, komunitasnya tidak memiliki sifat mengikat. Sehingga Ilmy tidak bisa memastikan jumlah anggotanya. Selain itu, alasan mereka turut andil juga beragam. Namun saat ini, ada sekitar 70 anggota resmi.
"Mayoritas kalangan anak muda kuliah gitu sekitar 30-an orang. Ada yang mengisi waktu luang, mencari teman, hobi gitu," katanya. (rul/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita