Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sisi Lain Sharenting yang Dapat Mengancam Keamanan dan Kenyamanan Anak

Caswati Radar Jogja • Jumat, 8 Desember 2023 | 14:40 WIB
Ilustrasi stop anak. (klikpendidikan.id)
Ilustrasi stop anak. (klikpendidikan.id)

 

RADAR JOGJA – Perkembangan teknologi digital banyak memudahkan untuk melakukan sesuatu. Termasuk aktif di media sosial (medsos).


Pemerintah mengimbau untuk para orangtua agar selalu berhati-hati dalam mengabadikan meomen anak ke medsos atau dapat disebut sharenting.


Tapi, tahukah para orang tua dengan pola asuh yang cenderung membagikan berbagai perkembangan anak di medsos dapat memberikan dampak negatif bagi sang anak? 


1. Mengganggu kenyamanan si kecil. 
Mungkin sebagian orang tua menilai jika tumbuh kembang anak harus diabadikan karena tidak dapat diulang lagi.

Tapi, para orang tua tidak melihat dari sisi sang anak apakah nyaman untuk si buah hati.


2. Mengeksploitasi anak dan dijadikan talent untuk dikomersialkan. 


Pada era digital banyak orang tua meng-upload momen anak untuk dijadikan ladang cuan tambahan seperti kolaborasi, diundang ke acara-acara, bahkan sebagai talent iklan produk.

Hal tersebut merupakan perilaku yang kurang terpuji dan tidak sebaiknya dianjurkan jika anak sudah merasa tidak nyaman.


3. Menghilangkan hak anak untuk eksplor
Anak menjadi kurang untuk mengembangkan keinginanannya dan hobi karena dari kecil hak itu sudah direnggut oleh orang tuanya yang mengarahkan dia sesuai keinginan orang tua.


4. Penyalahgunaan foto dan video oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. 

Selain dampak negatif dari faktor internal, ditakutkan jika ada oknum yang tidak bertanggungjawab menggunakan foto si kecil untuk hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti penculikan, penyalahgunaan akun, pemerasan dan tindak kejahatan lainnya.

5. Pelecehan anak di media sosial. 
Risiko pelecehan pada anak dibawah umur marak sekali terjadi.

Oleh sebab itu, para orang tua diimbau untuk membatasi membagikan atau memposting anaknya dengan keadaan telanjang atau kurang pantas.


Perlu diingat si kecil juga berhak atas rasa aman dan nyaman. Sebagai orang tua dianjurkan untuk menciptakan lingkungan yang ramah untuk tumbuh kembang emosional sang anak. (Caswati)

Editor : Amin Surachmad
#orang tua #media sosial