Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Apa Yang Dikatakan Lucid Dream? Memahami Strategi untuk Membuka Pintu Alam Bawah Sadar dengan Cara Lebih Kreatif

Bahana. • Rabu, 22 November 2023 | 19:10 WIB
Ilustrasi - Mimpi secara sadar. (sumber: pexels/Ketut Subiyanto)
Ilustrasi - Mimpi secara sadar. (sumber: pexels/Ketut Subiyanto)

RADAR JOGJA -- Apakah Anda tahu apa itu Lucid Dream? Ya, Lucid Dream adalah kondisi yang serupa dengan mimpi sadar.

Terjadi ketika seseorang yang bermimpi menyadari bahwa mereka berada dalam dunia imajinasi mereka.

Mereka yang mengalami kondisi ini memiliki kedasaran penuh terhadap keadaan mimpi mereka dan bahkan memiliki kemampuan untuk mengontrol apa yang terjadi dan bagaimana mimpi mereka berjalan.

Pengalaman Lucid dream biasanya muncul selama periode Rapid Eye Movement (REM) dalam siklus tidur, ketika aktivitas otak meningkat di korteks prefrontal dan sebagian besar otot menjadi lumpuh.

Apakah Lucid Dream Berbahaya?

Mengalami Lucid dream biasanya dinyatakan dengan aman dan bahkan dapat memberikan manfaat.

Ini termasuk peningkatan kreativitas, pengurangan kecemasan, dan peningkatan keterampilan motorik.

Tetapi ada beberapa resiko yang harus diperhatikan. Siklus tidur yang terganggu dapat diperburuk oleh beberapa metode untuk mencapai lucid dream, yang berpotensi memperburuk gejala kondisi kesehatan mental seperti depresi.

Selain itu, gangguan tidur dapat menyebabkan efek samping seperti disosiasi, di mana batas antara fantasi dan kenyataan menjadi kabur atau kelumpuhan tidur, di mana seseorang menyadari tetapi tidak dapat bergerak.

Teknik dan Cara Masuk ke Dalam Lucid Dream

1. Ciptakan kebiasaan tidur yang baik

Untuk menciptakan konsistensi lucid dream, ciptakan suasana tidur yang baik dan nyaman. Pastikan tempat tidur tetap nyaman dengan suhu yang sejuk dan tidak ada cahaya atau gelap. Mengurangi jumlah kafein dan alkohol sebelum tidur.

Setidaknya tiga puluh menit sebelum tidur, lepaskan perangkat elektronik dan hindari paparan layar.

Namun, melakukan rutinitas sebelum tidur dapat membantu membuat pikiran lebih santai dan mempersiapkan diri untuk tidur yang nyenyak.

Memiliki kamar yang bersih juga membantu kita tidur cukup setiap malam dan menghindari kondisi REM, yang merupakan komponen penting dalam mencapai mimpi sadar.

2. Catat atau ingat kejadian di dalam mimpi

Untuk mencapai lucid dream, yang membutuhkan tingkat kesadaran terhadap pikiran sendiri, manfaatkan jurnal mimpi.

Mencatat jurnal mimpi secara teratur membantu Anda menjadi lebihb sadar diri dan memiliki kemungkinan untuk meningkatkan frekuensi lucid dream.

Di meja samping tempat tidur, letakkan buku catatan dan pena, dan buat kebiasaan menulis apa yang Anda ingat dari setiap mimpi setiap kali Anda terbangun.

Penulisan tangan dapat membantu mengindentifikasi dan mengatasi mimpin buruk.

3. Kembangkan sistem pengujian realitas

Dengan mengembangkan kebiasaan untuk melakukan pemeriksaan rutin setiap hari, di mana kita secara sadar mengetahui bahwa kita benar-benar sudah bangun.

Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran akan pikiran sendiri, atau metakognisi.

Metakognisi mengacu pada kemampuans seseorang untuk membedakan antara dunia mimpi dan dunia nyata.

Teknik pengecekan realitas umum termasuk menekan jari telunjuk ke telapak tangan, memastikan jalan waktu normal, dan memeriksa cermin untuk mengetahui apakah adakah kesalahan.

4. Jelajahi metode mnemonik untuk mencapai lucid dream

Teknik Induksi Lucid Dream (MILD) berkonsentrasi pada memori porspekif-jenis memori yang melibatkan perencanaan tindakan di masa depan.

Perhatian mimpi Anda saat fase tidur masuk. Usahakan untuk mengidentifikasi karakteristik mimpi tersebut, yaitu sesuatu yang terasa tidak nyata dalam skenario mimpi yang tersimpan dalam ingatan kita.

Tujuannya adalah untuk kembali ke dunia mimpi, dan bayangkan diri kita berada di sana dengan jelas. Ucapkan mantera, seperti, "Ketika saya bermimpi nanti malam, saya akan ingat bahwa saya sedang bermimpi."

Tujuan dari pendekatan MILD ini adalah untuk kembali ke mimpi yang sama, mengidentifikasi aspek yang tidak nyata dari mimpi tersebut, dan kemudian mengubahnya menjadi pengalaman mimpi yang sadar.

5. Cobalah teknik bangun kembali ke tempat tidur

Pendekatan Wake Back to Bed (WBTB) bertujuan untuk memaksa otak sadar untuk tetap aktif saat kembali ke tahap REM tidur, yang mendukung lucid dream.

Setelah tidur lima hingga enam jam, atur alarm untuk berbunyi.

Setelah terbangun, bangun dan lakukan hal-hal yang merangsang pikiran Anda, seperti menulis, membaca atau bahkan meditasi.

Setelah dua puluh hingga enam puluh menit, kembali tidur. Jika teknik ini berhasil, pikiran sadar Anda akan tetap aktif bahkan setelah subuh kembali ke tahap tidur REM.

Untuk mencapai tahap lucid dream, Anda harus sabar. Peluang untuk mengalami mimpi sadar akan terus meningkat seiring dengan peningkatan metekognisi dan kesadaran terhadap mimpi masa lalu.(Putri Aprilia Ningsih/ Radar Jogja)

Editor : Bahana.
#Mimpi #kreatif #lucid dream #tidur