Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kembalinya Tren Fashion Vintage Di Era Sekarang yang Sedang Digandrungi Kalangan Anak Muda

Bahana. • Sabtu, 4 November 2023 | 19:15 WIB
sumber foto : Grid.ID
sumber foto : Grid.ID

RADAR JOGJA – Di era modern ini, tren fashion terus berkembang dan mencerminkan gaya hidup serta kepribadian individu. Salah satu tren yang kembali meroket di kalangan anak muda masa kini adalah gaya vintage.

Dilansir dari thespruce.com, Desainer dan penikmat gaya vintage, Dani Dazey, mengungkapkan jika gaya vintage memberikan kesan nostalgia.

“Dunia desain selalu hadir kembali untuk mengeksplorasi dan menemukan kembali tren vintage yang memunculkan perasaan nostalgia,” ungkapnya.

Gaya fashion klasik dengan sentuhan modern yang digunakannya berhasil membuktikan bahwa fashion vintage bukan sekedar mengenakan pakaian gaya jadul, tetapi juga kreativitas dalam berbusana.

Pada dasarnya, gaya vintage tidak hanya melibatkan penggunaan pakaian dari masa lalu, tetapi juga mencakup aksesori dan gaya rambut yang mengingatkan pada era-era sebelumnya.

Sehingga gaya vintage menjadi sebuah bentuk ekspresi diri yang menghormati warisan fashion masa lalu.

Anak muda zaman sekarang menyukai ide menggali kembali lemari nenek mereka atau menemukan pakaian bersejarah di toko-toko barang bekas.

Dengan memadukan elemen-elemen vintage ke dalam gaya mereka, mereka menciptakan tampilan yang unik dan autentik. Salah satu alasannya adalah keberlanjutan.

Dalam dunia yang semakin sadar lingkungan, anak muda cenderung mencari alternatif untuk mengurangi limbah tekstil dan menjaga lingkungan.

Dengan menggunakan pakaian vintage, mereka ikut berkontribusi dalam mengurangi limbah fashion dan mengurangi jejak karbon.

Selain itu, pakaian vintage sering kali memiliki kualitas yang lebih baik daripada pakaian massal saat ini, membuatnya tahan lama dan layak pakai dalam jangka waktu yang lama. Selain keberlanjutan, gaya vintage juga menjadi sarana bagi anak muda untuk mengekspresikan kreativitas mereka.

Mereka dapat menciptakan kombinasi yang unik antara pakaian lama dan modern, menciptakan gaya yang personal dan membedakan diri mereka dari orang lain.

Beberapa anak muda bahkan menjadikan hobi ini sebagai bisnis dengan mendirikan toko online atau menggelar bazaar pakaian vintage.

Tidak hanya dalam pakaian, tren vintage juga tercermin dalam aksesori dan perhiasan. Anak muda gemar mengenakan perhiasan antik atau aksesori vintage seperti kacamata cat-eye, topi fedora, atau tas retro.

Semua ini menambah kesan klasik dan elegan pada penampilan mereka. Selain itu, gaya rambut juga ikut mempengaruhi tren fashion vintage.

Anak muda saat ini seringkali memilih gaya rambut retro seperti bob pendek ala tahun 1920-an, ikal besar ala tahun 1980-an, atau ponytail tinggi ala tahun 1960-an.

Gaya rambut ini memberikan sentuhan vintage yang sempurna pada tampilan keseluruhan.

Tren fashion vintage di kalangan anak muda masa kini bukan hanya sekadar gaya, tetapi juga merupakan sebuah pernyataan.

Ia mencerminkan apresiasi terhadap sejarah, keberlanjutan, kreativitas, dan keunikan.

Dengan mengadopsi gaya vintage, anak muda tidak hanya tampil modis, tetapi juga berkontribusi dalam melestarikan warisan fashion masa lalu untuk generasi mendatang.

Tidak mengherankan jika tren fashion vintage terus mendominasi dunia fashion anak muda dalam waktu yang akan datang. (Adek Ridho Febriawan)

 

 

Editor : Bahana.
#modern #Vintage #fashion