RADAR JOGJA – Kamu sering merasakan sakit mata saat berada di tempat yang sangat terang? Apalagi akhir-akhir ini matahari selalu terik dan menyilaukan.
Itu adalah fotofobia dimana kondisi mata terasa sakit atau tidak nyaman ketika melihat cahaya terang.
Fotofobia bukanlah suatu penyakit, melainkan gejala dari penyakit tertentu. Di antaranya infeksi atau iritasi pada mata yang ditandai dengan rasa silau atau lebih sensitif pada cahaya serta mata terkadang perih bila melihat cahaya.
Pada beberapa kasus keluhan ini bisa disertai dengan nyeri di dahi dan reflek menutup mata.
Namun, fotofobia bisa terjadi pada salah satu atau kedua mata.
Apa Penyebab Fotofobia?
Biasanya terjadi karena munculnya gangguan mata dan sistem saraf, yang erat kaitannya dengan sel saraf penerima rangsangan cahaya di mata dan sistem saraf pusat sebagai pengolah informasi.
Indikasi penyakit yang diawali dengan fotofobia yaitu diantaranya:
- Mata kering.
- Glaucoma.
- Mata kedutan.
- Katarak, yaitu penyakit dimana lensa mata yang mengeruh.
- Abrasi kornea atau goresan di permukaan kornea.
- Uveitis atau terjadinya peradangan pada uvea atau lapisan tengah mata.
- Iritis, sama dengan peradangan iris atau selaput pelangi.
- Konjugtivitis yaitu peradangan pada konjungtiva atau selaput yang melapisi bagian putih mata dan kelopak mata.
Selain gangguan pada mata fotofobia bisa juga terjadi karena gangguan pada sistem saraf sebagai berikut:
- Meningitis, atau peradangan yan gterjadi di meningen, lapisan pelindung otak dan saraf tulang belakang.
- Tumor di kelenjar hipofisis atau pituitary.
- Supranuclear palsy, disebut juga kelainan otak yang menganggu keseimbangan tubuh dan gerakan bola mata.
Fotofobia sendiri bisa disebabkan karena efek samping dari obat-obatan seperti pil kina, furosemide, dan antibiotic.
Cara Penanganan Fotofobia?
Penanganan dilakukan untuk meredakan dan mengobati penyebabnya, jika fotofobia disebabkan oleh kondisi medis dokter akan memberikan obat untuk mengatasi penyakit tersebut dan setelah ditangani keluhanpun berangsur menghilang.
Selama pengobatan dokter, kamu juga perlu melakukan beberapa hal untuk mempercepat proses pemulihan dengan:
- Menggunakan kacamata saat berada di luar ruangan.
- Kurangi paparan cahaya terang.
- Jangan gunakan lensa kontak yang tidak nyaman.
- Jauhkan make up di area mata yang dapat menyebabkan iritasi.
- Gunakan obat tetes mata yang diresepkan dokter.
Jika keluhan masih terjadi dan bertambah ada baiknya untuk periksakan diri ke dokter agar dapat diketahui penyebab dan cepat diberikan penanganan. (Caswati)
Baca Juga: Korban Jiwa Makin Banyak, Pemerintah Indonesia Minta Konflik Israel -Palestina Dihentikan.
Editor : Meitika Candra Lantiva