RADAR JOGJA - Cabang olahraga (cabor) disebut memiliki tingkatan strata berdasarkan berbagai aspek. Untuk boling, masuk dalam kategori elite sport.
"Itu dilihat dalam konteksnya dari sosial-ekonomi," kata Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIJ Djoko Pekik Irianto Jumat (22/9).
Djoko menyebut, ke depan olahraga boling itu bisa saja dikembangkan. Karena boling sudah masuk dalam kategori cabang olahraga prestasi. "Olahraga boling itu juga dipertandingkan di PON, SEA GAMES, maupun ASIAN GAME," katanya.
Menurutnya, olahraga tidak hanya dibicarakan soal aktivitas fisik semata. Namun juga termasuk industri olahraga. Dan boling sendiri, selama ini masih dianggap sebagai salah satu olahraga hiburan.
"Hal tersebut berdampak di berbagai daerah. Sebab jika mau membuka tempat boling itu pajaknya masih masuk pajak hiburan," ungkap Djoko.
KONI DIJ, lanjutnya, sebenarnya mendorong olahraga boling tersebut. Dan tempat latihan boling, menurut Djoko adalah termasuk tempat latihan olahraga. "Itu seperti halnya bilyard. Dulu bilyard itu pajaknya juga mahal. Sebab olahraga itu dulu juga termasuk hiburan," tegasnya.
Boling sendiri, belum mempunyai pengda di DIJ. Namun olahraga boling sendiri sebenarya bisa masuk ke anggota KONI.
Menurut Djoko, di DIJ sendiri belum ada fasilitas olahraga dan atlet boling tersebut. "Kami sangat menyambut baik jika ada investor yang mambuka sentra tempat olahraga boling itu. Sebab tentu ini bisa menjadi sebuah kegiatan yang positif," tandasnya. (ayu/eno)
Editor : Satria Pradika