RADAR JOGJA - Camilan jadul es kul-kul keberadaannya kini semakin diburu. Antusias masyarakat tergolong tinggi untuk bernostalgia dengan makanan berbahan dasar potongan buah yang dilumuri cokelat cair ini. Dibuktikan dengan penjual es kul-kul yang semakin menjamur. Warga Srandakan, Bantul Reny Rahmawati mengaku baru sepekan terakhir mencicipi es kul-kul. Hal itu karena viralnya es kul-kul di jagat media sosial (medsos). "Iya jadi cukup pertama kali nyicipi, paling jika tidak viral tidak beli," ungkapnya kemarin (25/8).
Menurutnya, yang paling disenangi dari makanan itu ialah bahan dasarnya merupakan buah-buahan. Karena selain mengandung gizi yang baik, jajanan ini tidak membuat enek. Buah yang umumnya dijadikan es kul-kul ialah, semangka, anggur, melon, dan pisang.
Selain itu, harga yang ditawarkan cukup terjangkau. Berkisar antara Rp 2 ribu hingga Rp 5 ribu. Namun, dia menilai, es kul-kul hanya makanan musiman yang akan hilang di kemudian hari tidak kembali booming. "Jadi makanan musiman seperti kaya dulu es kepal milo itu loh. Sehingga sekarang banyak dan mudah sekali ditemukan penjualnya (termasuk di wilayah Srandakan, Red)," katanya.
Penikmat es kul-kul lainnya Dasri Rohyani menambahkan, rasa jajanan ini cukup menyegarkan. Warga Lendah, Kulon Progo itu mengaku, pernah beberapa kali membeli es kul-kul di kantin tempatnya bekerja. Kesan pertama mencicipnya, es kul-kul langsung dijadikan makanan favoritnya.
Tetapi, di daerah tempat tinggalnya masih jarang ditemukan penjual es kul-kul. Oleh karena itu, dia selalu membeli makanan tersebut di kantin tempatnya bekerja. "Sekali beli kadang lima potong kadang empat potong sesuai uang yang saya bawa. Soalnya itu kan buah-buahan pastinya mengandung vitamin, di samping itu juga harganya terjangkau cuma Rp 2 ribu aja per potong," bebernya. (cr3/eno)