Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dimsum Uma Yumcha, Kuliner Kaki Lima Rasa Bintang Lima

Editor News • Jumat, 16 Desember 2022 | 20:04 WIB
ENAK : Dimsum Uma Yumcha di Pasar Condronegaran, Gedongkiwo, Mantrijeron, Kota Jogja. (ANNISSA KARIN/RADAR JOGJA)
ENAK : Dimsum Uma Yumcha di Pasar Condronegaran, Gedongkiwo, Mantrijeron, Kota Jogja. (ANNISSA KARIN/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Pecinta kuliner pasti tak asing lagi dengan makanan dimsum. Kudapan ini memiliki beragam jenis. Jenis siomay menjadi yang paling terkenal di Indonesia. Terbuat dari cincangan daging yang dibalut menggunakan kulit dimsum. Proses pembuatannya dilakukan dengan cara dikukus hingga matang.

Pada dasarnya dimsum merupakan makanan yang berasal dari Tiongkok. Dimsum biasanya menjadi pendamping minum teh ataupun sebagai menu sarapan.

Namun tak perlu jauh menuju Hongkong, di Kota Jogja ada satu kedai dimsum yang selalu ramai diserbu pembeli. Terletak di area Pasar Condronegaran, Gedongkiwo, Mantrijeron, Kota Jogja. Dimsum Uma Yumcha namanya.

"Dimsum basic nya ayam. Ada topping udang, lobster, wortel, jamur, dan daging asap. Harganya Rp 3 ribu per biji," jelas karyawan Kedai Dimsum Uma Yumcha Aji Setyawan, Jumat (16/12).

Dimsum Uma Yumcha disajikan dalam keadaan hangat dan diletakkan di dalam steamer bambu berukuran kecil. Kedai ini baru mulai menggelar lapak sejak Desember 2018. 

Meski terbilang baru, antusias masyarakat terbilang tinggi. Antrian selalu mengular bahkan sebelum kedai buka. Harganya yang terjangkau juga semakin membuat pembeli ingin kembali lagi.

Salah satu pembeli Sinta Prisna mengaku telah menjadi langganan Dimsum Uma Yumcha sejak lama. Dia menilai rasanya tak pernah berubah sejak pertama kali buka.

Menurutnya dimsum Uma Yumcha memiliki cita rasa yang gurih. Tekstur dimsum juga tidak terlalu lembut, sehingga cincangan daging masih terasa. Saus dimsum nya juga terasa sedikit pedas, manis, dan asam.

"Ini dimsumnya sudah lama, sudah dari dulu. Rasanya tidak berubah. Tetap enak, gurih, beda pokoknya. Lalu murah juga. Kalau saya lebih enak di lesehan gini daripada di tempat mewah, dan saya juga udah langganan di sini," katanya. (isa/dwi) Editor : Editor News
#Dimsum Pasar Condronegaran #Mantrijeron Jogja #Dimsum Uma Yumcha #Kuliner dimsum