Siasati Anggaran Cekak, Hari Jadi ke-75 Kulon Progo Hadirkan Hiburan Rakyat dan Program Nyata

Anom Bagaskoro • Dipublikasikan Senin, 19 Oktober 2026 | 17:20 WIB
HARI JADI: Bupati Kulon Progo menyalurkan bantuan air bersih di wilayah Perbukitan Menoreh. (Dokumentasi Pemkab Kulon Progo)
HARI JADI: Bupati Kulon Progo menyalurkan bantuan air bersih di wilayah Perbukitan Menoreh. (Dokumentasi Pemkab Kulon Progo)

KULON PROGO - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo sukses menghadirkan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-75 yang meriah dan berdampak langsung bagi masyarakat. 

Penyelenggaraan ini tidak lepas dari penerapan skema gotong royong serta kolaborasi pentahelix.

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan, menegaskan bahwa di tengah tantangan ekonomi dan penerimaan anggaran yang belum maksimal, masyarakat tetap berhak merasakan kebahagiaan serta perhatian penuh dari pemerintah.

"Kegiatan Kulon Progo Extravaganza murni bantuan BPD DIY, dan yang mengisi pun artis-artis lokal yang pembiayaannya relatif terjangkau," ujar Agung, Senin (19/10/2026).

Baca Juga: Kasur Bekas Menumpuk di Rumah? Warga Jogja Bisa Manfaatkan Layanan Jemput Gratis Mas Jos

Peringatan hari jadi tahun ini mengusung tema "Satu Jiwa Satu Rasa, dari Kulon Progo untuk Indonesia".

Sebanyak 24 kegiatan dijadwalkan, mulai dari Anugerah Iptek Kreanova Menoreh, Kick Off Hari Jadi, Menoreh Art Festival, Manunggal Fair, Kulon Progo Annual Art, layanan vaksinasi gratis, hingga Gladhen Jemparingan.

Menariknya, pembiayaan rangkaian acara tersebut tidak hanya bertumpu pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 yang sebagian besar difokuskan untuk pembangunan fisik.

Baca Juga: Maudy Ayunda Umumkan Kehamilan Anak Pertama, Usia Kandungan Lewati 7 Bulan

Pendanaan turut didukung oleh dana Corporate Social Responsibility (CSR), BUMD, hingga Dana Keistimewaan.

Puncak kemeriahan terlihat jelas dalam pertunjukan kolosal di Alun-Alun Wates yang melibatkan 75 sinden, 750 penari pelajar, serta pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 75 meter.

Acara ini tidak hanya sukses menarik antusiasme warga Bumi Binangun, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian lokal.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kulon Progo, Triyono, menyampaikan bahwa pemkab berkomitmen agar perayaan ini memberikan solusi konkret bagi persoalan masyarakat.

Baca Juga: Irjen Napoleon Bonaparte Tutup Usia, Dimakamkan Hari Ini di Cikeas

Berbagai aksi sosial turut disematkan, mulai dari penyaluran bantuan sosial (bansos), rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), cek kesehatan gratis, hingga penanganan krisis air bersih.

Hingga 16 Oktober 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulon Progo tercatat telah menyalurkan 636 tangki atau setara tiga juta liter air bersih.

Bantuan tersebut menjangkau 4.561 kepala keluarga di 203 titik wilayah kekeringan yang tersebar di delapan kapanewon, disertai pembangunan tandon air darurat dan perluasan jangkauan air PDAM. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
Hari Jadi ke-75 Kulon Progo Anggaran Cekak Program Nyata efisiensi anggaran Hiburan rakyat