Krisis Murid dan Guru, Kulon Progo Tata Ulang Sekolah hingga Buka Beasiswa

Anom Bagaskoro • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:46 WIB
CEK: Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menindaklanjuti laporan pagar rusak di SMPN 4 Pengasih. (FOTO: ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)
CEK: Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menindaklanjuti laporan pagar rusak di SMPN 4 Pengasih. (FOTO: ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)

KULON PRGO - Pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor pendidikan menjadi fokus tersendiri bagi Pemkab Kulon Progo. Penataan sektor pendidikan untuk memperkuat kualitas anak daerah dilakukan melalui beberapa program strategis. Mulai dari regrouping sekolah hingga beasiswa sarjana.

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menyampaikan, penataan sekolah dan peningkatan kualitas pendidikan berjalan bersamaan. Sekolah-sekolah yang menjadi tanggung jawab kabupaten terus diupayakan untuk peningkatan kualitas.

Baca Juga: Usia 75 Tahun, Kulon Progo Genjot Perbaikan Infrastruktur: Fokus Benahi Ratusan Kilometer Jalan

"Kami berupaya menata SDM guru dan meningkatkan kualitas pendidikan melalui regrouping," ucap Agung.

Upaya penguatan sektor pendidikan diawali dengan kebijakan regrouping sekolah. Kebijakan regrouping atau penggabungan sekolah diterapkan untuk menyikapi fenomena krisis murid dan guru. Krisis murid membuat pembelajaran di sekolah tak efektif dan berpengaruh pada hak guru berupa tunjangan profesi guru (TPG). Di samping itu, regrouping bertujuan untuk mengoptimalkan kuantitas guru yang saat ini mencapai tahap minus growth atau jumlah rekrutmen tak sebanding dengan laju pensiun. Kebijakan ini mempertimbangkan kajian akademis yang memperlihatkan peningkatan kualitas pendidikan setelah regrouping.

Baca Juga: Lega! RSUD Bakal Dibangun di Wilayah Utara Kulon Progo, Ini Alasan Pemkab

Tahun ini, pemkab turut menyediakan beasiswa non APBD. Program beasiswa itu menyasar kalangan ASN, pelajar lulus SMA sederajat, hingga masyarakat luas. Skema pembiayaan menggunakan pendekatan kerja sama antarinstansi, universitas, hingga Baznas. Penyediaan beasiswa ini, menjadi langkah awal kenaikan kualitas SDM anak daerah. (gas/zam)

Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja
SDM guru SMPN 4 Pengasih regrouping sekolah Kulon Progo Agung Setyawan