Polres Kulon Progo Gelar Sispam Kota 2026, Simulasikan Pengamanan Aksi 1.000 Buruh 

Sevtia Eka Novarita • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 19:06 WIB
SIMULASI: Jajaran Polres Kulon Progo saat mengikuti latihan Sispam Kota untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi gangguan kamtibmas. (Dokumentasi Humas Polres Kulon Progo)
SIMULASI: Jajaran Polres Kulon Progo saat mengikuti latihan Sispam Kota untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi gangguan kamtibmas. (Dokumentasi Humas Polres Kulon Progo)

KULON PROGO - Polres Kulon Progo menggelar latihan Sistem Pengamanan Kota (Sispam Kota) 2026, Rabu (23/9). Latihan tersebut untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Latihan yang dimulai pukul 08.30 dipimpin langsung oleh Kapolres Kulon Progo AKBP Ridho Hidayat. Skenario difokuskan pada penanganan situasi kontinjensi. Salah satunya pengamanan aksi unjuk rasa yang melibatkan massa dalam jumlah besar.

Dalam simulasi, kasatintelkam melaporkan adanya rencana aksi unjuk rasa dari aliansi buruh dengan estimasi massa sekitar 1.000 orang. Menindaklanjuti laporan tersebut, kapolres memerintahkan kabagops menyiapkan personel dan pola pengamanan.

Baca Juga: Rayakan Usia Kedewasaan, Rebellion Rose dan Maha Creators Boyong Pesta Punk di Stadion Maguwoharjo

Persiapan dilakukan melalui Tactical Floor Game (TFG) bersama jajaran perwira. Masing-masing satuan fungsi mendapat tugas sesuai perannya. Mulai pengamanan objek vital, pengaturan lalu lintas, hingga pengamanan jalur yang dilalui massa.

Satbinmas juga disiapkan untuk berkoordinasi dengan Jaga Warga. Sementara personel Polsek dan Satlantas ditempatkan di sejumlah ruas jalan. Tim negosiator diterjunkan untuk melakukan pendekatan kepada perwakilan massa dan mengimbau agar penyampaian aspirasi berlangsung tertib.

Situasi dalam skenario kemudian berkembang. Sebagian massa disimulasikan berusaha masuk ke halaman DPRD. Personel Dalmas Awal langsung melakukan pengamanan. Ketika situasi semakin tidak terkendali, dilakukan lintas ganti dengan Dalmas Lanjut untuk mengendalikan pergerakan massa.

Tim Tindak Satreskrim kemudian menangani peserta aksi yang disimulasikan melakukan tindakan provokatif dan anarkis. Tim Raimas turut memberikan dukungan dalam pengendalian situasi.

Baca Juga: Manchester United Mulai Siapkan Pengganti Luke Shaw, Bek Crystal Palace Masuk Radar

Penanganan korban juga menjadi bagian dari simulasi. Tim Kesehatan Lapangan (Keslap) melakukan evakuasi terhadap peserta yang disimulasikan mengalami luka-luka. Setelah seluruh tahapan pengamanan dilakukan, massa berhasil dibubarkan dan situasi kembali kondusif.

Kapolres Kulon Progo AKBP Ridho Hidayat mengatakan, latihan tersebut untuk memastikan seluruh personel memahami tugas dan peran masing-masing saat menghadapi gangguan kamtibmas.

“Tujuannya untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai situasi, baik unjuk rasa maupun kegiatan masyarakat yang menonjol,” ujarnya.

Menurutnya, latihan juga menjadi sarana memperkuat koordinasi antara Polri dengan instansi maupun pemangku kepentingan terkait. Koordinasi yang baik diperlukan agar pengamanan berjalan terpadu dan sesuai aturan.

“Dengan koordinasi yang baik, pengamanan dapat dilaksanakan secara terpadu dan sesuai dengan aturan yang berlaku,” tambahnya. (uma/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
pengamanan aksi Sistem Pengamanan Kota (Sispam Kota) polres kulon progo simulasi latihan