Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau, YIA Batalkan 9 Penerbangan ke Soetta, Adisujipto 7 ke Halim

Anom Bagaskoro • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 19:57 WIB
TRANSIT: Pesawat mendarat di YIA untuk menunggu penumpang masuk. Anom Bagaskoro/Radar Jogja
TRANSIT: Pesawat mendarat di YIA untuk menunggu penumpang masuk. Anom Bagaskoro/Radar Jogja

 

KULON PROGO - Erupsi Gunung Anak Krakatau membuat sejumlah penerbangan dari Jogjakarta dibatalkan.  Pembatalan menuju Bandara Soekarno-Hatta dilakukan dari Yogyakarta International Airport (YIA). Sementara dari Bandara Adisutjpto, pembatalan penerbangan menuju Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

General Manager YIA Muhammad Thamrin menyampaikan, aktivitas Gunung Anak Krakatau dipastikan berdampak ke operasional penerbangan. Terutama operasional penerbangan di bandara terdekat, seperti Bandara Soetta. 

Baca Juga: Heri Sutrsino Pertahankan Warisan Keluarga, Dipasarkan hingga Singapura

Dalam hal ini, aktivitas Gunung Anak Krakatau masuk ke erupsi hingga menyebabkan abu vulkanik menyebar. "Aktivitas abu vulkanik berdampak ke operasional penerbangan, sejumlah penerbangan mengalami pembatalan dan penyesuaian," ucap Thamrin, Minggu (6/9).

Thamrin menjelaskan, operasional YIA masih seperti biasanya. Namun untuk penerbangan rute CGK mengalami penyesuaian. Lantaran terjadi penutupan Bandara Soekarno-Hatta akibat aktivitas abu vulkanik. Untuk rute YIA-CGK terdapat sembilan penerbangan yang dibatalkan. Ada satu penerbangan yang tertunda rute PLM tujuan Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II.

Kondisi itu menegaskan Bandara YIA tetap melayani penerbangan ke beberapa rute yang disediakan. Lantaran penutupan bandara hanya di Soetta. Manajemen YIA juga tak melakukan paper test untuk menunjukkan dampak abu vulkanik. Lantaran sebaran abu vulkanik tak sampai di YIA, berdasarkan pengamatan BMKG dan Airnav. Tentu manajemen YIA tetap melakukan pemantauan, terkait aktivitas abu vulkanik. Tujuannya, mitigasi dampak abu vulkanik ke penerbangan dari atau ke YIA.

Baca Juga: Pohon Pinus di Lahan 1,5 Hektare Milik Perhutani di Kebumen Terbakar

Dampak pembatalan penerbangan rute YIA-CGK menyebabkan ratusan penumpang terpaksa reschedule. Keadaan force majeure seperti ini biasanya bergantung ke kebijakan maskapai. Idealnya, tiket penumpang akan di reschedule secara otomatis. Namun, untuk kondisi tertentu, penumpang dapat mengajukan refund.

"Kalau terpaksa berangkat hari ini dengan moda transportasi pengganti, penumpang dapat refund, tapi bergantung kebijakan maskapai," ungkapnya.

Thamrin menyampaikan, penerbangan dapat kembali pulih apabila Bandara Soekarno Hatta kembali dibuka. Penumpang diminta memastikan status penerbangan secara berkala ke maskapai. Lantaran, sewaktu-waktu penerbangan dapat kembali dibuka. 

Selain ke maskapai, manajemen YIA membuka kontak layanan melalui telepon 172. Termasuk media sosial resmi milik YIA untuk akses informasi terbaru penerbangan. 

Sementara dari Bandara Adisujipto Jogja, aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau turut berdampak pada operasional penerbangan. Untuk itu dilakukan penyesuaian operasional penerbangan pada beberapa rute yang turut berdampak terhadap konektivitas dan rotasi penerbangan pada bandara yang terletak di Maguwoharjo, Depok, Kabupaten Sleman ini. 

 General Manager Bandara Adisutjipto Wibowo Cahyono Soekadi menjelaskan, pihaknya terus melakukan pemantauan kondisi operasional serta koordinasi secara intensif bersama maskapai dan pemangku kepentingan terkait. Hal ini untuk memastikan setiap penyesuaian penerbangan dapat ditangani dengan baik serta pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan secara optimal.

 "Berdasarkan kondisi operasional pada hari ini terdapat penerbangan yang mengalami penyesuaian berupa pembatalan serta return to base," katanya, Minggu (6/9). 

Wibowo merinci sejumlah penerbangan yang dibatalkan di bandara berkode JOG ini. Mayoritas dari Bandara Halim Perdanakusuma dengan kode bandara HLP. Ada maspakai Citilink nomor penerbangan QG 1100/QG 1101 rute HLP–JOG–HLP yang dijadwalkan tiba  07.20 dan berangkat pukul 08.00. 

Lalu ada maskapai Citilink nomor penerbangan QG 1102/QG 1103 dengan rute HLP–JOG–HLP. Kedatangannya dijadwalkan pukul 11.20 dan berangkat pukul 11.45. Ada juga Susi Air dengan nomor penerbangan SI 511/SI 510 dari Bandar Udara Dewandaru berkode KWB. Rute KWB - JOG - KWB diagendakan tiba pukul 09.30 dan berangkat pada 10.00. 

Ditambah empat penerbangan dari maskapai FlyJaya. Pertama, nomor penerbangan KS 101 dengan waktu keberangkatan 06.00 rute JOG-HLP. Kedua, maskapai FlyJaya dengan nomor penerbangan KS 102/KS 103 rute HLP–JOG–HLP. Diagendakan tiba pukul 09.20 dan berangkat pada 09.50. Ketiga, penerbangan tambahan (extra flight) FlyJaya dengan nomor penerbangan KS 104/KS 105 rute HLP–JOG–HLP yang dijadwalkan tiba pada 13.10 dan berangkat pukul 14.00. 

Baca Juga: SSB Bangunharjo Bantul Konsisten Bina Pesepak Bola Muda Lokal Tembus Level Nasional

Keempat, extra flight FlyJaya nomor penerbangan KS 106 rute HLP-JOG yang dijadwalkan tiba pukul 17.25.  "Kami bersama maskapai dan seluruh stakeholder terkait terus melakukan pemantauan," kata Wibowo.  

Pemantauan dilakukan terhadap perkembangan kondisi operasional dan dampaknya terhadap penerbangan. Termasuk memastikan informasi kepada pengguna jasa dapat tersampaikan secara cepat dan tepat. Personel Airport Security, Terminal Inspector, Customer Service, serta unit terkait juga terus disiagakan di area terminal. Hal ini untuk memastikan pelayanan, kebutuhan informasi, serta penanganan penumpang terdampak dapat berjalan dengan baik.

Wibowo juga mengimbau para pengguna jasa untuk memeriksa status penerbangan secara berkala melalui kanal resmi maskapai sebelum melakukan perjalanan. Pengguna jasa juga dapat menghubungi Contact Center Angkasa Pura Indonesia melalui 172 untuk memperoleh informasi terkini serta mengikuti arahan petugas selama berada di area terminal. 

Dia memastikan seluruh proses ini dilakukan sebagai komitmen terhadap keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa. Dengan tetap memastikan pelayanan tetap diberikan secara optimal selama berlangsungnya penyesuaian operasional penerbangan. 

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul dan mengucapkan terima kasih atas pengertian serta kerja sama seluruh pengguna jasa," tandasnya. (gas/del/laz)

Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja
Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) Erupsi gunung anak krakatau