Tercatat Punya 9 Meteran Listrik, Warga Sentolo Dicoret dari Penerima Bansos PKH

Anom Bagaskoro • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 17:01 WIB
ANTRE: Warga Kalurahan Giripeni mengantri untuk mendapatkan bantuan pangan non tunai. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)
ANTRE: Warga Kalurahan Giripeni mengantri untuk mendapatkan bantuan pangan non tunai. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)

 

 

KULON PROGO - Carut-marut data penyaluran bantuan sosial (bansos) kembali terjadi di Kabupaten Kulon Progo.

Seorang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) asal Kapanewon Sentolo terpaksa kehilangan haknya setelah terdeteksi sistem memiliki sembilan meteran listrik.

Padahal, setelah ditelusuri di lapangan, warga tersebut hanya memiliki satu meteran listrik bersubsidi.

Temuan janggal ini bermula dari laporan warga saat evaluasi rutin bersama pendamping PKH di wilayah setempat. Penerima manfaat mengeluhkan dana bansos yang biasa diterimanya tak kunjung cair.

Ketua Tim PKH Kulon Progo Sulir, menjelaskan bahwa pendamping langsung melakukan penelusuran begitu mendapati adanya penghentian penyaluran bantuan tunai tersebut.

Baca Juga: Cagliari vs Hellas Verona, Kabar Terbaru, Prediksi Susunan Pemain, Prediksi Pemenang

"Saat diverifikasi, pencoretan nama KPM tersebut didasarkan pada data sinkronisasi ID pelanggan PLN. Dalam sistem, penerima bansos tercatat memiliki sembilan ID pelanggan atau sembilan meteran listrik," ujar Sulir, Kamis (3/8/2026).

Mendapati kejanggalan tersebut, petugas pendamping PKH segera melakukan verifikasi faktual ke kediaman KPM di Sentolo.

Hasil pemeriksaan lapangan menunjukkan bahwa warga kurang mampu tersebut hanya menggunakan satu meteran listrik berdaya 450 VA subsidi.

Atas temuan ini, pihak PKH Kulon Progo langsung berkoordinasi dengan PLN untuk melakukan koreksi dan pembaruan data ID pelanggan.

Baca Juga: Palermo vs Mantova, Kabar Terbaru, Prediksi susunan Pemain, Prediksi Pemenangnya

Sinkronisasi data PLN menjadi krusial karena jumlah ID pelanggan dan nilai tagihan listrik dijadikan indikator penentu kelayakan penerima bansos.

Meski langkah perbaikan data telah ditempuh, Sulir belum bisa memastikan kapan bantuan untuk KPM tersebut dapat kembali disalurkan.

Proses pembaruan data yang berjenjang di tingkat pusat mengakibatkan warga terdampak dipastikan absen menerima bansos tunai PKH pada periode ini.

 

 

KULON PROGO

(gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
Warga Kalurahan Giripeni Bantuan Pangan Non Tunai Kulon Progo Program Keluarga Harapan (PKH) keluarga penerima manfaat (KPM)