KULON PROGO - Polres Kulon Progo menerima kunjungan kegiatan Management Course (MC) Level III Sespimmen Polri Angkatan ke-67, Kamis (13/8). Dalam menerima kunjungan itu, Polres Kulon Progo mengangkat isu peningkatan usaha mikro kecil menengah (UMKM) untuk menjadi bahan diskusi bersama peserta didik Sespimmen.
Baca Juga: Pemprov Jateng Uji Bata Interlock, Bangun Rumah Lebih Cepat dan Hemat
Kapolres Kulon Progo AKBP Ridho Hidayat menjelaskan, pihaknya telah menerima kunjungan MC Sespimmen. Dalam kunjungan itu terdapat 11 peserta didik Sespimmen. Belasan peserta didik ini menjalankan audiensi sekaligus diskusi.
Tema yang diangkat adalah "Mewujudkan Keutamaan Pendidikan Berbasis Moral dan Literasi untuk Mendukung Program Kedaulatan Pangan, Energi dan Ekonomi." "Audiensi eksternal menghadirkan dinas perdagangan dan pelaku UMKM," ucapnya, Kamis (13/8).
Baca Juga: Momentum Kemerdekaan, Dua Bendera Merah Putih Raksasa Bakal Dibentangkan di Gunung Andong Magelang
Ia menjelaskan, pihaknya sengaja menghadirkan pelaku UMKM untuk berdiskusi menerima kunjungan. Lantaran diskusi mampu menjawab persoalan dan tantangan yang dialami UMKM. Khususnya pelaku UMKM di Kulon Progo.
Terlebih peserta didik MC merupakan peserta yang dilatih untuk peningkatan kemampuan analitis, berpikir sistematik, dan membaca dinamika sosial. Diharapkan peserta mampu menjawab dan memecahkan permasalahan serta meningkatkan UMKM di Bumi Binangun.
Output dari kegiatan kunjungan Sespimmen diharapkan mampu menelurkan rekomendasi konkriet. Rekomendasi berupa arah strategis dalam mendukung UMKM dan pembangunan ekonomi inklusif. "Peran UMKM sangat penting dan tugas Polri mendukung usaha mereka dengan penciptaaan kamtibmas," ujarnya.
Baca Juga: Desak Manchester City, Chelsea: Ingin Enzo Fernandez? Rp 2,8 Triliun atau Tidak Sama Sekali
Ridho menjelaskan, UMKM memiliki peran dalam berbagai bidang dan layak untuk dibantu perkembangannya. UMK dinilai mampu menyerap tenaga kerja di tingkat lokal. Sekaligus mampu memutar perekonomian di tingkat daerah.
Peran vital ini, harus didukung Polri dengan pemberian bantuan berupa masukkan dan solusi permasalahan UMKM. Termasuk tugas kewajiban Polri dalam menjaga kamtibmas, agar iklim usaha terbentuk.
Selain menerima kunjungan, acara tersebut juga menghadirkan kegiatan penyerahan bantuan sosial dan aksi donor darah. Untuk penerima bantuan sosial adalah pelaku usaha dan kelompok jaga warga. (gas/laz)
Editor : Herpri KartunSumber : Radar Jogja