Kantor Imigrasi Kulon Progo Buka Layanan Pembuatan Paspor di CFD Alwa, Ini Jadwalnya!

Anom Bagaskoro • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 19:34 WIB
ADMINISTRASI: Warga memanfaatkan layanan paspor yang dibuka di Alun-Alun Wates. ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA
ADMINISTRASI: Warga memanfaatkan layanan paspor yang dibuka di Alun-Alun Wates. ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA

KULON PROGO - Kantor Imigrasi Kelas II Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Kulon Progo membuat gebrakan dalam mempermudah pembuatan paspor.

Salah satunya, dengan layanan pembuatan paspor di car free day (CFD) Alun-Alun Wates (Alwa). Pembukaan layanan ini, akan terjadwal tiap bulan sebanyak dua kali di hari minggu.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kulon Progo Mohammad Wahyudiyantoro mengatakan, layanan paspor saat hari minggu merupakan program Paspor Minggu Ceria (Pasporia). Program Pasporia resmi diluncurkan serta dilaksanakan di Alwa, pada Minggu (9/8/2026) pagi.

Baca Juga: Kekeringan Landa Kalurahan Girikerto, 613 Jiwa Terdampak, BPBD Sleman Terus Lakukan Droping Air

"Program Pasporia menargetkan masyarakat yang kesulitan membuat paspor pada hari kerja," ucap Wahyu, saat ditemui awak media, Minggu (9/8/2026).

Wahyu menjelaskan, banyak masyarakat yang kesulitan menyesuaikan waktu untuk membuat paspor. Terutama pemohon yang harus meninggalkan pekerjaan mereka demi mengurus paspor.

Menjawab masalah itu, kantor imigrasi secara khusus membuka layanan Pasporia yang rutin digelar di Halaman Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Wates.

Baca Juga: Sembilan Kapanewon Lebih Dua Bulan tanpa Hujan, BMKG: Potensi Kekeringan Masuk Kategori Awas di DIY

Layanan itu hampir sama dengan pelayanan di kantor imigrasi saat jam kerja reguler. Pemohon dapat langsung mengsisi formulir , verifikasi, wawancara, serta foto. Sedangkan pengambilan dokumen paspor dapat langsung diambil oleh pemohon sesuai jadwal di Kantor Imigrasi atau stand Pasporia.

"Lewat pasporia, produktivitas masyarakat tetap terjaga, tapi layanan keimigrasian tetap terpenuhi di hari libur," ungkapnya.

Walau layanan hampir sama dengan pelayanan reguler, kuota permohonan akan dibatasi. Program Pasporia hanya menyediakan 20 permohonan. Berbeda dengan reguler yang mencapai 30 permohonan per hari.

Baca Juga: Genjot Pendapatan, Dishub Kulon Progo Targetkan Kenaikan Perolehan Retribusi Parkir Sebesar 65 Perse

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi DIY Yuni Santi Nurani menyampaikan, Pasporia merupakan bagian dari program imigrasi untuk rakyat. Tujuannya, mendekatkan layanan ke masyarakat, sekaligus mempermudah pembuatan paspor.

"Kami berharap semakin banyak masyarakat yang tahu soal program ini, agar masyarakat merasakan manfaatnya," katanya.

Santi menyampaikan, layanan Pasporia akan digelar rutin sebanyak dua kali dalam sebulan setiap hari minggu. Layanan berlangsung mulai pukul 06.30 hingga pukul 09.00, bertepatan dengan pelaksanaan CFD.

Momen ini kerap dimanfaatkan oleh masyarakat untuk olahraga atau berkumpul bersama keluarga di pusat keramaian seperti Alwa. Warga dapat berolahraga sambil mengurus paspor. (gas/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
Kantor Imigrasi Kulon Progo Pembuatan Paspor permudah layanan CFD Alwa