Atasi Kesenjangan Pembangunan, Pemkab Kulon Progo Fokuskan Dana Inpres Jalan Daerah ke Wilayah Utara

Anom Bagaskoro • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 16:58 WIB
CEK LANGSUNG: Bupati Kulon Progo meninjau hasil rekonstruksi Jalan Cerme Gotakan yang mendapat kucuran program Inpres Jalan Daerah. Dokumentasi Pemkab Kulon Progo
CEK LANGSUNG: Bupati Kulon Progo meninjau hasil rekonstruksi Jalan Cerme Gotakan yang mendapat kucuran program Inpres Jalan Daerah. (Dokumentasi Pemkab Kulon Progo)

KULON PROGO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo mengusulkan perbaikan sejumlah ruas jalan kabupaten melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) 2026.

Usulan ini difokuskan untuk menyasar wilayah utara Bumi Binangun guna membenahi infrastruktur yang rusak sekaligus menekan ketimpangan pembangunan.

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menyatakan, penanganan infrastruktur menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah di tengah keterbatasan anggaran APBD.

Oleh karena itu, Pemkab Kulon Progo aktif mengincar kucuran dana APBN dari pemerintah pusat.

Baca Juga: Prediksi Górnik Zabrze vs Fenerbahce: Head to Head, Susunan Pemain, dan Prediksi Skor Liga Champions

"Jembatan Linggan dan Jalan Cerme-Gotakan itu mendapat kucuran anggaran dari pusat melalui program IJD," ujar Agung, Rabu (29/7/2026).

Pada tahun anggaran 2026, Pemkab Kulon Progo melalui Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) mengusulkan tiga proyek infrastruktur utama.

Tiga usulan tersebut mencakup rekonstruksi Jalan Cerme–Demangan sepanjang 3 kilometer dengan nilai usulan Rp 24 miliar, serta Jalan Plono–Kebun Teh Lanjutan sepanjang 4 kilometer dengan nilai usulan Rp 54 miliar.

Selain itu, pemkab juga mengusulkan pembangunan Jembatan BOB sepanjang 54 meter.

Baca Juga: Penjual Bendera Musiman Rampas Hak Pejalan Kaki, Siap-siap Ditertibkan Satpol PP Kota Jogja

Dua dari tiga titik lokasi pengusulan tersebut berada di wilayah utara Kulon Progo.

Pemkab sengaja memprioritaskan kawasan utara untuk menghapus stigma bahwa pembangunan daerah hanya berpusat di wilayah selatan.

"Sudah diusulkan dan sudah masuk desk, doakan semoga dapat meraih program IJD," ungkap Agung.

Pihaknya mengaku optimis usulan untuk Ruas Jalan Plono–Kebun Teh dan Jembatan BOB akan disetujui pusat.

Pasalnya, kawasan tersebut masuk dalam zona penyangga pariwisata Badan Otorita Borobudur (BOB) dan telah mendapatkan dukungan resmi dari lembaga tersebut.

Editor : Meitika Candra Lantiva
Atasi Kesenjangan Pembangunan Dana Inpres Jalan Daerah Wilayah Utara Pemkab Kulon Progo