KULON PROGO - Los Pasar Brosot, Kapanewon Galur, Kulon Progo roboh, pada Kamis (23/7/2026) sore.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Penewu Anom Kapanewon Galur Alif Romdhoni menjelaskan, peristiwa terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.
Disaat pasar sudah lenggang dari aktivitas perdagangan.
Los berukuran 4x5 meter itu berada di sisi dalam pasar.
Penyebab los Pasar Brosot ambruk diduga sudah termakan usia.
Baca Juga: Go Oiwa Akan Tangani Timnas Jepang Setelah Jabatan Hajime Moriyasu Berakhir di Piala Asia 2027
"Tiba-tiba ambruk saja, saat itu tidak ada aktivitas apapun termasuk di sekitar los tersebut," ucap Alif, Jumat (24/7/2026).
Menurut pengakuan warga sekitar, terdapat suara keras saat los roboh.
Diduga suara tersebut berasal dari asbes serta atap yang ikut ambruk.
Sebelumnya, los ditopang tiang kayu dengan pondasi beton.
Sedangkan bagian rangka atap terbuat dari material kayu.
Karena sudah usang, tiang tidak mampu manahan beban atas.
Akibatnya lantai keramik langsung rata dengan tanah.
Genting serta material yang roboh tercecer.
"Tidak ada korban dan kerugian jiwa, termasuk kerugian materil," ucapnya.
Alif membeberkan, los pasar tersebut biasanya digunakan pedagang saat pasaran Pon atau Legi.
Jika bukan pasaran itu, los akan sepi ditinggalkan pedagang.
Biasanya pedagang juga tak meninggalkan barang dagangan di pasar tersebut.
Pemerintah Kapanewon Galur telah menghubungi pengelola, yakni Dinas Perdagangan Kulon Progo guna mengkonfirmasi kejadian tersebut.
Pihaknya turut meminta agar los pasar dapat diperbaiki sesegera mungkin.
Tujuannya, agar aktivitas perdagangan dapat berjalan optimal lagi. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva