Bukan Kali Pertama, Dugaan Keracunan MBG Siswa SMPN 3 Wates Kulon Progo Kembali Terjadi Meski SPPG Berbeda dari Sebelumnya

Anom Bagaskoro • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 15:35 WIB
RAPI: Siswa SMPN 3 Wates menumpuk ompreng menu MBG. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)
RAPI: Siswa SMPN 3 Wates menumpuk ompreng menu MBG. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)

 

KULON PROGO - Gejala keracunan dialami 115 siswa SMP Negeri 3 Wates, Kulon Progo, Selasa (21/7/2026).

Keracunan diduga berasal dari menu makan bergizi gratis (MBG).

Pasalnya banyak siswa yang mengeluhkan perut sakit dan mual setelah menyantap menu MBG.

Ternyata kejadian serupa pernah juga terjadi dengan gejalanya yang hampir mirip.

Guru SMPN 3 Wates Pipit Haryadi menyebut, kejadian pada 2025 lalu.

Baca Juga: Di Balik Jas Warna-Warni Hotman Paris: Bukan Sekadar Pamer, Ini Strategi Psikologi Penampilannya!

Ratusan siswa kompak mengalami gejala mual dan diare beberapa saat setelah menyantap menu MBG.

Setelah kejadian itu, distribusi MBG sempat diliburkan.

Namun kembali beroperasi setelah mendapat perbaikan.

"Untuk saat ini sebenarnya, satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) penyedia MBG berbeda dari kasus keracunan sebelumnya," tutur Pipit.

Ia tak menyangka keracunan kembali mendera siswanya, meskipun  SPPG penyedia MBG berbeda.

Baca Juga: Pulang Kampung Sang Bintang Motor: Veda Ega Pratama Menyapa Jogja Usai Cetak Sejarah Dunia

Akibat insiden tersebut, aktivitas belajar mengajar menjadi tidak optimal.

Lantaran, siswa harus berulangkali ke kamar mandi. 

Pihak sekolah lantas mengambil sikap untuk memulangkan siswa lebih awal sekitar pukul 13.00 WIB.

Berdasarkan catatan SMPN 3 Wates, dari jumlah siswa sekitar 300-an siswa, sebanyak 115 orang mengalami gejalanya dan sebanyal 27 siswa akhirnya di rujuk ke puskesmas.

Adapun menu MBG yang disantap pada Senin 20 Juli 2026 berupa nasi, ayam BBQ, tahu goreng, sayur pakcoy, dan anggur.

Baca Juga: Freddie Akhirnya Dievakuasi, Kuda Delman yang Ditemukan dalam Kondisi Memprihatinkan

"Semua siswa telah dipulangkan (saat itu, Red)," bebernya.

Adapun peristiwa keracunan tahun lalu terjadi pada Kamis 31 Juli 2025.

"Dari total 380-an siswa, yang mengalami gejala keracunan sebanyak 200-an siswa atau 80 persen," ujarnya. (gas)

 

 

 

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
SMPN 3 Wates Kulon Progo keracunan mbg Dugaan Keracunan MBG di Sleman gejala keracunan SPPG