KULON PROGO - Ratusan siswa SMP Negeri 3 Wates mengalami gejala keracunan setelah konsumsi menu makan bergizi gratis (MBG), Selasa (21/7/2026).
Peristiwa keracunan ini, menambah riwayat operasional MBG yang sebelumnya sempat mengalami hal serupa.
Guru SMPN 3 Wates Pipit Haryadi menjelaskan, kejadian dugaan keracunan telah terjadi sebanyak dua kali.
Terakhir kali terjadi pada Selasa (21/7/2026), saat ratusan siswa mengeluhkan mual dan perut mulas.
"Yang bergejala berdasarkan pemantauan kami ada 115 siswa," ucap Pipit, saat ditemui Radar Jogja, Selasa (21/7/2026).
Pipit menyampaikan, ratusan siswa sejak pukul 08.00 WIB mengeluhkan sakit pada perut dan terdapat gejala diare.
Sekolah sempat ribut, gegera ratusan siswa mengantre ke kamar mandi karena diare.
Bahkan toren air untuk mengairi kamar mandi sempat habis karena digunakan secara bersama.
Selain itu, terdapat sejumlah siswa yang mengalami mual muntah.
Banyaknya siswa yang mengalamu sakit perut dan mual muntah, membuat sekolah mengambil sikap. Sekolah menduga adanya keracunan yang menimpa siswanya.
Baca Juga: Kevin Keegan Meninggal Dunia di Usia 75 Tahun, Legenda Sepak Bola Inggris Tinggalkan Warisan Abadi
"Kami tidak bisa menduga penyebabnya, tapi memang kemarin menerima MBG," ungkapnya.
Dugaan sekolah terkait kasus keracunan, dipertajam dengam temuan siswa.
Banyak siswa yang mengaku sakit perut sejak malam hari dan mengalami diare.
Di samping itu, terdapat puluhan siswa yang sesampai di sekolah akhirnya mendapat perawatan ke Puskesmas Wates.
Total 27 siswa mendapat rujukan ke fasilitas kesehatan.
Informasi yang dikumpulkan Radar Jogja, siswa mengonsumsi MBG, Senin (20/7/2026) lalu.
Menu yang disajikan ialah, nasi, ayam bbq sambal, tahu goreng, sayur pakcoy, dan anggur.
Oleh siswa dikonsumsi sekitar pukul 09.00 WIB hingga 10.00 WIB. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva