Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Fasilitas Taman hingga Tanaman Perindang di Kulon Progo Kerap Hilang, DLH Minta Warga Melapor Bila Melihat Aktivitas Mencurigakan

Anom Bagaskoro • Jumat, 10 Juli 2026 | 17:21 WIB
BERSIH: Pengunjung Alun-Alun Wates menikmati area taman dan tempat bermain anak. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)
BERSIH: Pengunjung Alun-Alun Wates menikmati area taman dan tempat bermain anak. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)

 

KULON PROGO - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kulon Progo lagi-lagi kecolongan.

Sejumlah fasilitas taman kota dirusak dan dicuri orang.

Mulai dari kabel, lampu, hingga tanaman perindang.

Pelakunya belum terungkap. 

Baca Juga: Pemda DIY Luncurkan Kopi Darling, Perkuat Pemasaran Kopi Lokal dan Kakao Gunungkidul, Kembangkan Komoditas Perkebunan Unggulan

"Kejadian pencurian bukan sekali, namun beberapa kali. Terakhir di Taman Binangun, baru diganti kabelnya sudah hilang," tutur Kepala UPTD Persampahan dan Pertamanan DLH Kulon Progo Budi Purwanta, Jumat (10/7/2026).

Dari aksi tersebut, modus pencurian dan pengerusakan berbeda.

Waktu beraksi rata-rata di malam hari.

Budi menceritakan, pencurian kabel di Taman Binangun terjadi pada awal Juli 2026 lalu.

 Diduga dilakukan di malam hari dan baru ketahuan di pagi harinya.

Pada saat petugas taman melakukan perawatan dan pemeliharaan.

Baca Juga: Pesan Herry Zudianto Terhadap Pembatasan Pesepeda JLFR: Dirangkul, Beri Sentuhan Seni Budaya, Pasti Jadi Daya Tarik Wisata Jogja

Aksi pencurian umumnya terjadi di titik-titik yang tidak diawasi petugas dan kamera pengawas atau CCTV.

Aksi pencurian semakin nekat.

Petugas taman mendapati, instalansi listrik sepanjang 50 meter telah hilang. 

Kabel yang seharusnya tertanam di dalam tanah raib.

Diduga, pelaku mencabut kabel secara paksa hingga mengakibatkan fasilitas pedestrian yang dilewati jalur instalasi ikut rusak.

Pencurian kabel ini, membuat lampu Taman Binangun tak menyala.

"Total tujuh lampu mati, membuat taman gelap," tuturnya.

Baca Juga: Penyisiran Titik Program MBG di DIY Dilakukan Atas Permintaan Pidsus Kejagung, Kejati Rampungkan Pendataan SPPG

Adapun total kerugian ditaksir mencapai Rp 10 juta.

Kasus serupa juga pernah terjadi di Taman Kedunggong.

Setelah diganti, kabel instalasi lampu termasuk bolam lampu taman juga raib digondol maling.

"Tanaman juga pernah dicuri, ini yang membuat kami bingung dan heran," ungkapnya.

Disebutkan, dari sejumlah taman kota, hanya Taman Wana Winulang yang diawasi dua kamera pengawas. 

Pihaknya mengimbau, agar masyarakat ikut membantu dalam menjaga fasilitas bersama.

 Apabila menemukan aktivitas mencurigakan, warga dapat melapor ke DLH Kulon Progo atau kepolisian setempat. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Tanaman Perindang #Kulon Progo #fasilitas taman #Pencurian #DLH