Lanjutkan Peningkatan Jalan Tegalsari-Klepu Kokap, Pemprov DIJ Gelontorkan Rp 15 Miliar
KULON PROGO - Pemprov DIY berkomitmen membangun konektivitas antar wilayah.
Salah satunya fokus pada peningkatan Jalan Klepu-Tegalsari, Kapanewon Kokap, Kulon Progo.
Proyek perbaikan jalan ini, menelan anggaran Rp 15 miliar berkat dukungan Dana Keistimewaan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Peningkatan Jalan Ruas Tegalsari-Klepu One Hermanto menjelaskan, proyek tersebut merupakan kelanjutan dari peningkatan jalan sebelumnya.
Tahun 2025 lalu, pemprov juga menggelontorkan puluhan miliar untuk melakukan perbaikan jalan.
Baca Juga: Menelusuri Legenda Jatikluwih: Karomah Wali, Pohon Ajaib, dan Kisah Keteguhan Sunan Geseng di Dlingo
"Setelah tahun ini, 19 kilometer Ruas Jalan Tegalsari-Klepu 100 persen dalam kondisi mantap," ucap Hermanto, Senin (6/7/2026).
Hermanto menjelaskan, peningkatan jalan akan membutuhkan pagu anggaran sebesar Rp 15,732 miliar untuk perbaikan 1,95 kilometer ruas jalan.
Anggaran tersebut digunakan untuk rekonstruksi jalan dan peningkatan struktur jalan.
Mengingat Jalan Tegalsari Klepu banyak dikeluhkan masyarakat lantaran kondisinya rusak parah, dan bergelombang.
Dipastikan segera diperbaiki dengan pengaspalan.
Baca Juga: Siswa Sekolah Rakyat di Kulon Progo Bakal Dilatih Dua Ribu Taruna Akmil dan Akpol
Selain pengaspalan, cakupan pekerjaan juga meliputi optimasi ruang jalan, dan penambahan bangunan pelengkap.
Jalan Tegalsari-Klepu nantinya akan diperlebar hingga enam meter, serta dilengkapi bahu jalan dari beton.
Di beberapa titik dengan tebing dan jurang, disiapkan dinding penahan tanah untuk mencegah longsor.
Pada awalnya, proyek peningkatan Jalan Tegalsari Klepu hanya sampai pada simpang tiga Pasar Klepu.
Namun, mempertimbangkan irigasi serta aksesbilitas masyarakat, peningkatan jalan diperpanjang hingga Pasar Klepu.
Pihaknya menargetkan pembangunan selesai pada 5 November 2026.
Baca Juga: Penyerang Timnas Indonesia Ole Romeny Selangkah Lagi Menjadi Rekan Justin Hubner di Fortuna Sittard
Hermanto menegaskan, pembangunan Jalan Tegalsari Klepu merupakan upaya Pemprov DIY dalam meningkatkan aksesbilitas masyarakat.
Terutama masyarakat yang tinggal di Perbukitan Menoreh wilayah barat.
Peningkatan jalan ini, juga memastikan kelanjutan Jalur Bedah Menoreh untuk menunjang konektivitas Bandara Yogyakarta International Airport.
Sementara itu, Lurah Hargotirto Tukiyo mengapresiasi dan berterimakasih atas peningkatan Jalan Tegalsari-Klepu.
Pasalnya, jalan tersebut merupakan urat nadi aktivitas masyarakat di sisi barat dan utara Waduk Sermo.
Selama ini, Jalan Tegalsari Klepu rusak parah bertahun-tahun.
Baca Juga: Gembira Loka Zoo Jadi Destinasi Favorit Keluarga Selama Liburan Sekolah
"Empat tahun lalu jalan rusak parah, warga perlu memutar hingga memakan waktu 30 menit," ungkapnya.
Jalan Tegalsari-Klepu menjadi akses utama masyarakat yang hendak menuju Kapanewon Wates, Temon, dan Girimulyo.
Selama rusak, warga perlu memutar melewati Jalan Lingkar Waduk Sermo yang berkelok dan memakan waktu.
Kini sebagian jalur telah mulus, dan sebagian lagi dalam proses peremajaan.
Masyarakat tak lagi memutar jauh dan dapat memangkas waktu perjalanan hingga 30 menit.
Baca Juga: Dino Patti Djalal Pertanyakan “Bebas Aktif” RI usai Absen di Pemakaman Pemimpin Iran
Selain memangkas waktu, peningkatan jalan dapat menggerakkan ekonomi sekitar.
Wilayah Kapanewon Kokap memiliki komoditas tahunan yang kerap dikirim di berbagai wilayah. Di antaranya cengkeh, durian, hingga kelapa. Pengiriman komoditas dipastikan akan lebih lancar.
Pertimbangan lain berkaitan dalam mendukung sektor pariwisata.
Jalan Tegalsari Klepu, menghubungkan Waduk Sermo, Gunung Gajah, hingga objek wisata lain di Kapanewon Girimulyo. Sehingga, peningkatan jalan akan menguatkan sektor pariwisata. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva