Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bukan hanya untuk ASN, Rencana Sosialisasi Literasi Keuangan Pemkab Kulon Progo Kepada Penerima UGR Tol Jogja-YIA

Anom Bagaskoro • Senin, 6 Juli 2026 | 15:34 WIB
PELATIHAN: Guru mendapat pembekalan sektor keuangan dari OJK hingga Bursa Efek Indonesia. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)
PELATIHAN: Guru mendapat pembekalan sektor keuangan dari OJK hingga Bursa Efek Indonesia. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)

 

KULON PROGO - Pemkab Kulon Progo berencana melakukan sosialisasi literasi keuangan kepada penerima uang ganti rugi (UGR) Tol Jogja-YIA.

Tujuannya, memastikan UGR digunakan sebaik mungkin menghindari perilaku konsumtif.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kulon Progo Ari Fitriani menjelaskan, sosialisasi literasi keuangan sejauh ini telah digencarkan, sejak 2026 ini.

Hanya saja untuk kalangan aparatur sipil negara (ASN).

Baca Juga: Siswa Sekolah Rakyat di Kulon Progo Bakal Dilatih Dua Ribu Taruna Akmil dan Akpol

"Sudah dilaksanakan untuk ASN dan terakhir kali untuk guru," ucap Ari, Senin (6/7/2026).

Ari menyampaikan, literasi keuangan idealnya tersampaikan ke masyarakat luas.

Khusus untuk kalangan guru hingga ASN, literasi berfokus ke pemanfaatan gaji hingga uang pensiun.

Literasi keuangan bertitik pada peningkatan kemampuan memanfaatkan aset yang ada.

ASN dan guru di Bumi Binangun diarahkan agar mempersiapkan masa pensiun.

Selama masa pensiun, penghasilan mereka akan menurun.

Sehingga, dibutuhkan penghasilan tambahan yang telah dipersiapkan saat masa produktif.

Baca Juga: Gembira Loka Zoo Jadi Destinasi Favorit Keluarga Selama Liburan Sekolah

Kebanyakan ASN hingga guru di Kulon Progo belum memiliki pandangan untuk berinvestasi. Hanya segelintir orang yang melakukan investasi berupa emas batangan. Dengan literasi keuangan, ASN dan guru dihimbau melakukan investasi.

"Minimal emas untuk mempertahankan nilai," ungkapnya.

Selain untuk kalangan ASN dan guru, pemkab berencana memperluas target literasi keuangan.

Khususnya, bagi warga penerima UGR Tol Jogja-YIA.

Masih banyak warga terdampak pembangunan tol yang dinilai belum memiliki pemahaman terkait investasi.

Baca Juga: Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia Babak 16 Besar Piala Dunia 2026, USMNT Ingin ke Perempat Final

Penerima UGR tol memiliki kecenderungan konsumtif.

Padahal paling utama, penerima UGR harus melakukan penggantian aset terdampak pembangunan.

Setelah prioritas telah dilakukan, warga terdampak idealnya melakukan investasi. Investasi dapat berupa pengembangan usaha hingga investasi jangka panjang serta pendek.

"September nanti kami mengelar literasi keuangan untuk masyarakat luas," ungkapnya.

Ari menjelaskan, literasi keuangan khusus penerima UGR tak mudah dilakukan.

Pasalnya, pemateri yang berasal dari Bursa Efek Indonesia hingga OJK perlu menyesuaikan jadwal sesuai pencairan ganti rugi per kalurahan.

Baca Juga: Demi Sekolah Adik dan Ubah Nasib: Cerita Haru Peserta Seleksi Magang Jepang 2026 di Jateng

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kulon Progo Triyono mendukung kegiatan literasi keuangan. Pasalnya, banyak masyarakat masih awam dengan investasi.

Di samping itu, mulai bermunculan penipuan investasi. Sehingga, perlu pemahaman investasi yang aman dan tak merugikan.

"Sangat penting, karena memberikan tambahan pemahaman," ungkapnya. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Sosialisasi Literasi Keuangan #Penerima UGR Tol Jogja-YIA #perilaku konsumtif #Pemkab Kulon Progo #ASN