Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kulon Progo Bakal Miliki PLTS 50 Megawatt, Investasi Asing Diperkirakan Mencapai 32 Juta Dolar

Anom Bagaskoro • Kamis, 2 Juli 2026 | 17:02 WIB
Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kulon Progo Ari Fitriani. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)
Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kulon Progo Ari Fitriani. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)

 

KULON PROGO - Kulon Progo bakal memiliki pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). 

PT Sun Energy Indonesia melakukan audiensi di Pemkab Kulon Progo.

Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kulon Progo Ari Fitriani membenarkan, adanya audiensi antara investor dengan pemkab, pada Senin (29/6/2026) lalu.

Audiensi itu merupakan proses penjajakan dan paparan investor untuk pengembangan PLTS di Bumi Binangun.

Baca Juga: Prediksi Skor Swiss vs Aljazair Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Yang Mengamankan Tiket Babak 16 Besar?
 
"Intinya perusahan akan mendirikan PLTS dengan daya 50 Megawatt, dan sedang mencari tanah," ucap Ari, saat ditemui Radar Jogja, Kamis (2/7/2026).

Nilai investasinya mencapai puluhan juta dolar.

Di samping itu, Kulon Progo merupakan wilayah sasaran yang masuk rencana usaha penyediaan listrik (RUPTL) PLN di Pulau Jawa.

Secara garis besar pengembangan PLTS akan dilakukan di Jateng dan DIY.

Kulon Progo menjadi satu-satunya kabupaten kota di DIY yang dirasa cocok mengembangkan PLTS, karena pertimbangan potensi sinar matahari.

Baca Juga: Raudi Akmal Tempuh Upaya Praperadilan, Tolak Status Tersangka dan Protes Penggledahan Rumahnya

Program pembangunan PLTS besutan PLN ini akan membawa investasi asing yang besar bagi Kulon Progo.

Diprediksi investasi asing mencapai USD 32 juta.

Kendati akan masuk investasi besar, Pemkab Kulon Progo harus menyediakan lahan untuk dibeli atau disewa investor.

"Lahan yang dibutuhkan sekitar 50 hektare, karena itu untuk panel surya," ucapnya.

Beberapa lokasi telah diusulkan pemkab untuk menangkap peluang investasi itu.

Akan tetapi, beberapa lokasi tersebut masih belum dibuka untuk publik.

Mengingat fluktuasi harga tanah di Kulon Progo yang terus mengalami peningkatan.

Baca Juga: Lirik Dianggap Lecehkan Perempuan, Lagu Sunda Ciptaan Bupati Purwakarta Menuai Gelombang Somasi dan Kecaman

Kendati demikian, pemkab menargetkan lokasi di dekat gardu induk PLN yang terletak di Kapanewon Temon sebagai patokan radius lokasi PLTS.

Usulan lahan juga mempertimbangkan kesesuaian pemanfaatan lahan yang telah tercantum dalam RDTR.

Tujuannya, pembangunan PLTS tak mengganggu atau menggusur lahan sawah dilindungi.

Menurutnya, investasi asing PLTS merupakan sektor baru bagi Kulon Progo.

Pasalnya, industri di Kulon Progo masih berada di sketor menengah ke bawah dalam hal teknologi.

Adanya PLTS, dapat memancing investasi medium tech hingga high tech ke Kulon Progo.

Baca Juga: Prediksi Skor Portugal vs Kroasia Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo Cs Masih Diunggulkan

Sementara itu, Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menegaskan, investasi PLTS oleh perusahaan di Bumi Binangun merupakan bagian dari program energi terbarukan milik PLN.

Hal itu membuat pemkab mendukung penuh dengan pembangunan PLTS.

Dukungan pemkab akan berupa usulan lahan, dan memberikan keleluasaan dalam proses perijinan tanpa melanggar regulasi pusat dan daerah.

"Tentu akan kami dukung investasi pembangunan PLTS," tegasnya. (gas)

 

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Investasi Asing #PLTS 50 Megawatt #Kulon Progo #PLTS #Kapanewon Temon