KULON PROGO - Aksi kriminalitas bermodus polisi gadungan kembali terjadi di Bumi Binangun. Kali ini, pelakunya HM,24, asal Godean, Sleman, yang melakukan pemerasan di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Perwakilan yang terletak di sebelah timur Alun-Alun Wates (Alwa).
Kasihumas Polres Kulon Progo Iptu Sarjoko menyampaikan, kejadian pemerasan dialami IKM,19, yang sedang berada di JPO Perwakilan, Minggu (3/5) lalu. Pada awalnya, korban dan rekannya sedang menghabiskan waktu di dekat JPO Perwakilan hingga dini hari.
"Sekitar pukul 03.00 WIB, korban dan rekannya hendak pulang ke rumah, tetapi bertemu dengan pelaku," ucap Iptu Sarjoko, Minggu (14/6).
Baca Juga: Bela MBG dan Kritik Demo Mahasiswa, Postingan Anggota DPRD DIY Ika Damayanti Tuai Pro Kontra
Iptu Sarjoko menjelaskan, saat hendak pulang dan masih di sekitaran JPO, korban tiba-tiba dihalangi pelaku.
Korban dan pelaku tidak saling kenal. Saat itu, pelaku mengendarai mobil Honda Brio dan sengaja menghalangi korban. Pelaku yang masih berada di dalam mobil membuka kaca dan meminta sejumlah uang tunai ke korban.
Pelaku sempat mengaku sebagai anggota polisi, dan mengancam korban akan menembak kaki. Hal itu dilakukan agar korban takut dan memberikan sejumlah uang tunai. Korban yang tak mengantongi uang tunai, lantas memberikan smart watch ke pelaku. Usai merampas barang, pelaku langsung kabur.
Korban yang merasa dirugikan, melaporkan kejadian tersebut. Laporan itu langsung ditindaklanjuti oleh Remob Polres Kulon Progo.
Setelah penyelidikan, polisi berhasil mengantongi identitas pelaku yang merupakan warga Godean. Pelaku kemudian ditangkap di sebuah Babershop Jalan Kadipiro Jojakarta.
"Korban mengakui perbuatan pemerasan di JPO, saat ini kami sedang mengembangkan kasus tersebut," ungkapnya. (gas)
Editor : Bahana.