KULON PROGO - Dinas Pariwisata (Dinpar) Kulob Progo siap-siap menghadapi potensi lonjakan wisata selama libur sekolah mendekati akhir Juni.
Kesiapan dimulai dari mengatur regulasi operasional objek wisata hingga menciptakan keamanan dan kenyamanan wisatawan.
"Nantinya banyak kunjungan, jadi semua objek wisata harus bersiap," ucap Kepala Dinpar Kulon Progo Sutarman, Jumat (5/6/2026).
Instansinya telah berkordinasi ke pengelola objek wisata, baik milik pemkab ataupun desa wisata untuk memastikan kesiapan mengahdapi lonjakan pengunjung.
Baca Juga: Sah! UU P2SK Resmi Direvisi: dari Aturan Kripto, Judol, hingga Pusat Finansial Internasional
Ia mengimbau agar pengelola wisata di Kulon Progo menekankan pentingnya kebersihan di destinasi.
Dengan begitu pengunjung merasa nyaman dan senang.
Selain kebersihan, Dinpar Kulon Progo meminta pedagang kawasan objek wisata menghindari praktek tarif nuthuk.
Pedagang diminta memasang harga di setiap produknya, dan tak menaikkan harga secara tiba-tiba.
Baca Juga: Indonesia vs Oman, John Herdman Ingin Akhiri Puasa Kemenangan Skuad Garuda Selama 38 Tahun
"Kami rutin memantau tingkat kunjungan dan trendnya positif," ungkapnya.
Sutarman menjelaskan, geliat wisata di Kulon Progo mulai membaik selama libur panjang Idul Adha, Waisak, dan Hari Pancasila.
Terutama di objek wisata primadona, Pantai Glagah dan Congot.
Objek wisata pantai di selatan Kulon Progo telah bertransformasi menjadi tempat nongkrong anak muda.
Mereka menghabiskan waktu berburu sunset di pemecah ombak Pantai Glagah Congot.
Baca Juga: Indonesia vs Oman, John Herdman Ingin Akhiri Puasa Kemenangan Skuad Garuda Selama 38 Tahun
Sementara itu, Ketua Pengelola Desa Wisata Glagah Bayu Puspo mengungkapkan, kenaikan trend berwisata di Pantai Glagah.
Kenaikan kunjungan hampir dua kali lipat dibanding tahun-tahun sebelumnya.
"Ada kenaikan signifikan pada kunjungan," ungkapnya.
Selama libur panjang akhir pekan lalu, pihaknya mencatat 26 ribu wisatawan berkunjung.
Angka ini menunjukkan lonjakan besar, karena di akhir pekan yang lain hanya menyentuh 12 ribu wisatawan.
Trend positif ini, bakal terus dijaga. Khususnya saat momentum libur sekolah selama dua minggu.
Pihaknya memastikan, Pantai Glagah siap menampung wisatawan. Pengelolaan kebersihan dan sampah dari wisatawan menjadi fokus tersendiri.
Lantaran, kebersihan akan membuat nyaman wisatawan. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva