Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sujud Syukur, Berharap Bisa ke Tanah Suci Lagi. Jamaah Haji Kloter 1 asal Kulon Progo Tiba di YIA

Anom Bagaskoro • Selasa, 2 Juni 2026 | 21:35 WIB
ALHAMDULILLAH: Zuhdi Malik mengungkapkan rasa syukurnya setelah mendarat di Debarkasi Yogyakarta International Airport, Selasa (2/6). ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA
ALHAMDULILLAH: Zuhdi Malik mengungkapkan rasa syukurnya setelah mendarat di Debarkasi Yogyakarta International Airport, Selasa (2/6). ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA

 

 

umra

KULON PROGO - Jamaah haji asal Kulon Progo yang tergabung dalam kloter 1 YIA telah tiba di kampung halaman.

Ketibaan mereka dirayakan dengan sujud syukur oleh beberapa jamaah, Selasa (2/6).

Salah seorang jamaah haji Zuhdi Malik mengaku bersyukur setelah tiba di Yogyakarta International Airport (YIA). 

Baca Juga: Pemain Asing PSIM Jogja Rahmatsho Rahmatzoda Kembali Dipanggil Timnas Tajikistan

Ia menyempatkan diri untuk sujud syukur setelah mendarat di bandara. "Ini wujud rasa syukur saya, semoga besok bisa kembali ke Tanah Suci," ucap Malik.

Ia alik menjelaskan, ibadah haji di Tanah Suci berjalan lancar dan minim kendala. Selama di tanah suci ia fokus menjalankan rukun haji serta mengupayakan ibadah sunah.

 Walau sempat mengalami batuk pilek, jamaah haji kloter 1 berhasil menjalankan ibadah haji.

Selama di Tanah Suci banyak jamaah haji yang terserang flu. Lantaran cuaca kering membutuhkan adaptasi tubuh tersendiri.

Ia mengaku harus beradaptasi selama lima hari agar, tubuhnya membaik untuk persiapan ibadah.

Sementara itu, Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) DIJ Silvia Rosetti menyampaikan, Debarkasi YIA telah dimulai Selasa (2/6) dengan ditandai mendaratnya Kloter 1.

 Kloter 1 mendarat di YIA sekitar pukul 05.35. "Kloter pertama berjumlah 357 orang, sebelumnya ada 360 orang jamaah," ucapnya.

Baca Juga: 6.930 Warga Gunungkidul Mentas dari Kategori Miskin, BPS Ingatkan Tingginya Angka Kemiskinan Masih Jadi PR Pemerintah

Silvia menyampaikan, berkurangnya jumlah jamaah disebabkan beberapa faktor. Satu jamaah meninggal dunia di Arab Saudi saat ibadah sunah umrah.

Sedangkan dua jamaah lainnya masih di Arab Saudi untuk menjalani perawatan akibat sakit.  Kedua jamaah ini, akan dipulangkan setelah kondisinya membaik.

Setelah mendarat di bandara, jamaah haji kloter 1 akan menjalani tahapan debarkasi. Namun berbeda dengan daerah lain, debarkasi tak memakan banyak waktu.

Pasalnya, jamaah haji tak akan melewati alur asrama. Setiba di bandara, paspor jamaah akan dikumpulkan oleh ketua kelompok untuk proses imigrasi.

Baca Juga: Dukung Transparansi Keuangan, Pemkab Sleman Luncurkan Layanan QRIS untuk Parkir Pasar Godean

Selama proses imigrasi, jamaah akan melalui pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan diawali dengan pengukuran suhu tubuh, untuk mendeteksi kesehatan jamaah.

Disiapkan juga dokter untuk pemeriksaan kesehatan menyeluruh terhadap gejala yang dialami jamaah. Apabila telah melalui tahapan itu, jamaah diarahkan untuk memasuki bus dan dikembalikan ke daerah asal. (gas/laz)

Editor : Herpri Kartun
#haji #umrah #YIA