Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sujud Syukur, Jamaah Haji Asal Kulon Progo Tiba di YIA dengan Selamat Meski Sempat Terserang Flu di Tanah Suci

Anom Bagaskoro • Selasa, 2 Juni 2026 | 14:12 WIB
BERSYUKUR: Malik mengungkapkan rasa syukurnya setelah mendarat di Yogyakarta International Airport. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)
BERSYUKUR: Malik mengungkapkan rasa syukurnya setelah mendarat di Yogyakarta International Airport. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)

 

 

KULON PROGO - Jamaah haji asal Kulon Progo Kloter 1 YIA telah kembali ke Tanah Air.

Saat tiba di YIA, beberapa jamaah langsung sujud syukur.

Karena telah kembali ke Indonesia dengan selamat, dan segera bertemu dengan keluarga.

Salah satu jamaah haji, Zuhdi Malik mengaku bersyukur karena bisa menjalankan ibadah haji dan bisa kembali ke Tanah Air dengan lancar.

Baca Juga: UAJY Lepas 288 Lulusan, Integritas dan Kompetensi Jadi Bekal Hadapi Dunia Profesional

Ia pun segera sujud syukur.

"Ini wujud rasa syukur saya, semoga besok bisa kembali ke Tanah Suci," ucap Malik, saat tiba di YIA, bandara Kulon PRogo, Selasa (2/6/2026).

Malik menceritakan, selama di tanah suci, ia fokus menjalankan rukun haji serta mengupayakan ibadah sunnah.

Walau sempat mengalami batuk pilek, jamaah haji kloter 1 berhasil menjalankan ibadah haji dengan lancar.

Baca Juga: Libur Sekolah, Prambanan Bakal Diserbu Wisatawan, Begini Persiapan Yang Dilakukan

Selama di Tanah Suci, banyak jamaah haji yang terserang flu.

Lantaran, cuaca kering membutuhkan adaptasi tubuh tersendiri.

Ia mengaku harus beradaptasi selama lima hari agar, tubuhnya membaik untuk persiapan ibadah.

Sementara itu, Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) DIY Silvia Rosetti menyampaikan, debarkasi YIA telah dimulai hari ini dengan ditandai mendaratnya Kloter 1.

Kloter 1 berhasil mendarat di YIA sekitar pukul 05.35 WIB.

Baca Juga: Memaknai Hari Lahir Pancasila Sebagai Nilai Luhur Bangsa

"Kloter pertama berjumlah 357 orang jamaah, sebelumnya ada 360 orang jamaah," ucapnya.

Silvia menyampaikan, berkurangnya jumlah jamaah disebabkan beberapa faktor.

Satu jamaah meninggal dunia di Arab Saudi saat ibadah sunah umrah.

Sedangkan dua jamaah lainnya, masih di Arab Saudi untuk menjalani perawatan akibat sakit.

 Kedua jamaah ini, akan dipulangkan setelah kondisinya membaik.

Baca Juga: Ada Skema Ganti Rugi Gagal Panen dalam Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, DPP Gunungkidul Usulkan Bantuan Benih

Setelah mendarat di bandara, jamaah haji kloter 1 akan menjalani tahapan debarkasi.

Dimulai dari mengumpulkan paspor kepada ketua kelompok untuk proses imigrasi.

Selama proses imigrasi, jamaah akan melalui pemeriksaan kesehatan.

Pemeriksaan diawali dengan pengukuran suhu tubuh, untuk mendeteksi kesehatan jamaah.

Disiapkan juga dokter untuk pemeriksaan kesehatan menyeluruh terhadap gejala yang dialami jamaah.

Selanjutnya, jamaah diarahkan untuk memasuki bus dan dikembalikan ke daerah asal. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Kulon Progo #jamaah haji #YIA #flu #tanah suci