Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

DIY Miliki 10 Ribu Kuota Sertifikasi Halal, Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan Masih Tersedia 6.000

Anom Bagaskoro • Minggu, 31 Mei 2026 | 19:00 WIB
Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)
Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)

KULON PROGO - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) kembali menggelontorkan sertifikasi halal gratis. DIY sendiri mendapatkan kuota hingga 10 ribu pengajuan. Namun sampai saat ini, baru terpakai 4.000.

 "Di DIY masih tersedia enam ribu sertifikat halal untuk pelaku usaha," beber Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan di Rest Area Kembang Tebu, Jatimulyo, Girimulyo Minggu (31/5).

Babe Haikal, sapaan akrabnya menyebut, program ini masih menjadi stigma negatif di masyarakat. Lantaran, masyarakat belum melek akan pentingnya sertifikat halal. Padahal, Presiden Prabowo Subianto menguatkan percepatan sertifikasi halal melalui program Wajib Halal Oktober (WHO).

Baca Juga: 50 Ribu Wisatawan Serbu Gunungkidul, Sistem Nontunai di TPR Baron Sempat Terkendala: Belum Siap Cashless hingga Perangkat Transaksi Sempat Panas

Lewat sertifikasi halal gratis, lanjutnya, pelaku usaha bisa mendaftarkan produknya lewat sistem self declare. Logo halal yang diperoleh nantinya, tidak hanya sekadar pajangan yang ditempel pada kemasan. Sebab di era globalisasi, logo halal tersebut menjadi simbol transparansi kandungan produk.

Sertifikasi halal, menurutnya, memiliki peran penting dalam mendukung kelangsungan produk lokal. Di tengah gempuran perdagangan bebas (WTO), masyarakat dunia mulai sadar dengan pentingnya transparansi suatu produk, terutama produk makanan atau minuman. Sertifikat halal dinilai mampu menjawab persoalan itu. Lantaran, simbol halal di kemasan makanan biasanya diikuti kandungan yang menimbulkan rasa percaya dari konsumen.

Baca Juga: Jogja Agro Park Mulai Dikembangkan Secara Serius, Perkuat Mall Pertanian Hingga Menjadi Destinasi Wisata

Selain itu, tulisan halal bagi masyarakat global memiliki artian berbeda. Lantaran, masyarakat global melihat produk halal sebagai produk terjamin kualitas serta kandungannya. “Bukan hanya untuk muslim, produk halal dianggap sebagai produk yang memiliki kebersihan tinggi,” bebernya

Sementara itu, pedagang gorengan di objek wisata Watu Blencong Jatimulyo Supriyanti mengaku telah mendapat sertifikasi halal gratis. Proses untuk mendapat sertifikat halal tergolong mudah. Lantaran, dirinya cukup mengisi formulir dan melampirkan beberapa syarat, seperti KTP.  "Sertifikat ini, sangat berguna terutama menambah kepercayaan pembeli," ungkapnya. (gas/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#pelaku usaha #Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) #bpjph #sertifikasi halal #Halal