Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tidak Antre dan Lebih Transparan, SPMB 2026 di Kulon Progo Kini Full Online

Anom Bagaskoro • Selasa, 26 Mei 2026 | 15:02 WIB
ANTRE: Siswa dan orangtua rela menunggu antrian demi verifikasi dokumen SPMB 2025 lalu. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)
ANTRE: Siswa dan orangtua rela menunggu antrian demi verifikasi dokumen SPMB 2025 lalu. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)

 

 

KULON PROGO - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulon Progo resmi menerapkan sistem penerimaan murid baru (SPMB) 2026 untuk Sekolah Menegah Pertama (SMP) full online. 

Metode ini dilaksanakan untuk menghindari antrean panjang.

Di lain sisi lebih praktis dan transparan.

Kepala Disdikpora Kulon Progo Nur Wahyudi menjelaskan, pendaftaran murid baru dengan sistem daring atau full online dilakukan khusus untuk jenjang SMP.

Sedangkan untuk jenjang TK dan SD masih tatap muka atau Luring.

Baca Juga: Atasi Masifnya Aksi Klitih Geng Pelajar, DPRD Sarankan Wadah Kompetisi Tinju dan Balap Legal di Kota Jogja 

 

Mulai dari pembuatan akun hingga verifikasi dokumen jenjang SMP akan dilaksanakan full online.

Tentunya, hal ini berbeda dengan tahun sebelumnya, yang masih dikombinasikan dengan tatap muka.

"Tahun lalu syarat-syarat masih dikumpulkan ke sekolah, kalau tahun ini syarat di upload dan verifikasi online," ucap Nur, saat ditemui Radar Jogja di Kantor Disdikpora Kulon Progo, Selasa (26/5/2026).

Metode full online dilakukan untuk mengantisipasi kasus melonjak jumlah kunjungan orangtua ke sekolah.

Baca Juga: Rahasia Dapur Masterchef: Trik Memasak Daging Kurban Empuk dan Juicy Tanpa Ribet

Hal ini pernah terjadi pada tahun 2025 lalu, di beberapa sekolah favorit.

Banyak orangtua yang masih datang ke sekolah demi membawa dokumen persyaratan SPMB, seperti ijazah.

Di samping itu, verifikasi juga dilakukan secara tatap muka.

Sehingga memakan waktu yang banyak dan melelahkan.

Sistem full online diharapkan dapat mempermudah dalam proses pendaftaran.

Jangkauan sistem online meliputi semua jalur pendaftaran, mulai dari jalur afirmasi hingga prestasi.

Baca Juga: Hasil TKA 2026 Telah Diumumkan, Begini cara Cek Nilai dan Verifikasi Sertifikat

Orangtua dan siswa dapat mendaftar di rumah masing-masing. 

Kendati begitu, Disdikpora tetap membuka layanan SPMB tatap muka.

Tujuannya memberikan layanan bagi orangtua atau siswa yang kesulitan mendaftar.

Orangtua atau siswa dapat hadir di sekolah atau dinas untuk mengurus pendaftaran.

Disdikpora Kulon Progo juga membuka layanan helpdesk untuk konsultasi SPMB.

"Memang ada penyesuaian beberapa jalur tahun ini, tetapi jalur prestasi paling banyak 25 persen," ucapnya.

Baca Juga: Deklarasi Ketum Kosgoro 1957, La Ode Safiul Akbar: Ketum Bahlil Sudah Restui Saya Maju

Selain full online, Disdikpora menyesuaikan jumlah kuota pada setiap jalur.

Paling mencolok berupa jalur prestasi yang masih di angka 25 persen. Sedangkan, jalur domisili radius, wilayah, hingga afirmasi mengalami perubahan.

Ditetapkannya 25 persen jalur prestasi dianggap sebagai upaya memperluas akses siswa berprestasi memperoleh sekolah idaman pendaftar.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Wates Sugeng Widadi menceritakan pengalaman SPMB di tahun 2025 lalu.

Di tahun 2025 lalu, sekolahnya menjadi jujugan siswa dan orangtua hingga menimbulkan antrean pendaftaran.

Implementasi SPMB full online disambut baik, karena mencegah antrean pendaftaran di sekolah.

Baca Juga: Persak Kebumen Tempa Mental Pemain saat Kalah 0-6 Lawan Timnas U-19

"Tahun kemarin sampai antre, juga karena waktunya yang beririsan," ungkapnya.

Selain masalah metode verifikasi dokumen yang masih tatap muka, di tahun lalu jadwal SPMB saling beririsan.

Lantaran, beberapa jalur masih dibuka, padahal jalur sebelumnya belum rampung.

Sehingga, orangtua berkumpul ke sekolah tujuan.

SPMB 2026 dinilai akan berjalan baik.

Sebab, jadwal pendaftaran setiap jalur tidak beririsan dan cenderung longgar. 

Di samping itu, wali murid tak perlu datang ke sekolah untuk verifikasi dokumen, karena tahapan ini dilakukan secara online. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Tidak Antre #lebih transparan #full online #Kulon Progo #SPMB 2026