Praktisi Juleha Agung Wiratmo menjelaskan, tingginya minat masyarakat menggunakan Juleha saat musim Idul Adha. Di tahun sebelumnya, selama empat hari tinya menangani 20 lokasi penyembelihan. Mayoritasnya merupakan masjid dengan hewan kurban cukup banyak.
"Tahun ini sudah disewa untuk 30 lokasi jadi harus menambah orang dan tim, lokasinya da yang di Kulon Progo dan daerah luar," ucap Agung, Minggu (24/5).
Agung menjelaskan, peran juleha sebenarnya berfokus pada dakwah dan edukasi. Di luar musim Idul Adha, kelompoknya sering dipanggil menjadi instruktur untuk pelatihan penyembelihan hewan. Namun seiring berjalannya waktu, masyarakat mulai memanfaatkan jasa mereka untuk melakukan penyembelihan.
Mayoritas pengguna jasa juleha merupakan takmir masjid atau kelompok masyarakat di kompleks perumahan. Penggunaan jasa juleha kerap dilakukan untuk mengatasi kekurangan jumlah pengurus hewan kurban. Lantaran, beberapa masjid tak memiliki warga yang terbiasa mengurus penyembelihan hewan kurban.
Baca Juga: Prediksi Sunderland vs Chelsea Premier League Minggu 24 Mei 2026, The Blues Ingin Balas Dendam
Kenaikan pengguna jasa juleha juga dipengaruhi oleh sistem penanganan hewan kurban oleh tim penyembelihan. Juleha menerapkan sistem penyembelihan lebih efisien dibanding dengan jasa penyembelihan konvensional. Terutama saat menangani hewan kurban berbadan jumbo, mulai dari teknik perobohan hingga pemotongan semua dilakukan dengan syariat islam serta sistematis.
"Masyarakat menaruh kepercayaan mungkin dari sisi syariat, attitude penyembelihan hingga higienitas," ungkapnya.
Kendati mulai dilirik masyarakat, pihaknya enggan beroperasi setengah-setengah. Untuk mencukupi target 30 lokasi pihaknya menyiapkan belasan team. Lantaran, penyembelihan hewan kurban hingga pembagian ke masyarakat ditargetkan hanya memakan waktu 6 jam. Hal ini dilakukan untuk memastikan kesegaran hewan kurban.
Agung menyampaikan, masjid atau masyarakat dapat memanfaatkan jasa juleha dengan harga murah. Pasalnya terdapat beberapa paket yang disediakan, paket termahal di harga Rp 850 ribu per hewan. Paket termahal memberikan layanan berupa pemotongan hewan kurban hingga proses pembagian. Paket ini kerap menjadi pilihan masjid yang tak mau repot dengan masalah kekurangan SDM. (gas)
Editor : Bahana.