Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

TMMD Reguler ke-128 di Kulon Progo Resmi Selesai, Danrem 072 Pamungkas Pastikan Hasil Pembangunan Fisik Rampung dan Berkualitas

Anom Bagaskoro • Kamis, 21 Mei 2026 | 16:28 WIB
PERESMIAN: Danrem meninjau jalan hasil TMMD di Padukuhan Kwarakan, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)
PERESMIAN: Danrem meninjau jalan hasil TMMD di Padukuhan Kwarakan, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)

 

KULON PROGO - Program TNI Manunggal Membangun Desa Reguler ke-128 di Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah resmi ditutup.

Kendati selesai, target pembangunan fisik tetap ditinjau untuk memastikan program benar-benar rampung.

Peninjauan langsung dilakukan oleh Danrem 072 Pamungkas.

Danrem 072 Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono menjelaskan, TMMD Reguler dan Sengkuyung memastikan seluruh target pembangunan fisik dan non fisik telah selesai.

Selain memastikan target, pihaknya memastikan kualitas pembangunan non fisik sesuai dengan ketentuan.

Baca Juga: Hendak Beroperasi, Akses Jalan Objek Wisata Paralayang Giri Sembung Kulon Progo Justru Rusak

 

"Sudah dipastikan selesai, pembangunan 100 persen selesai," ucap Brigjen TNI Yuniar, saat kunjungan di lokasi perbaikan jalan di Padukuhan Kwarakan, Kamis (21/5/2026).

Brigjen TNI Yuniar menyampaikan, sebelum penutupan TMMD pihaknya telah menerjunkan personel audit.

Tujuannya, memastikan perkembangan TMMD sesuai dengan jadwalnya.

H-7 penutupan, pembangunan fisik TMMD di Kalurahan Sidorejo telah rampung, termasuk program non fisik, telah dilaksanakan.

Baca Juga: Sudah Dicabut Izinnya, Tempat Karaoke di Kulon Progo Beroperasi Kucing-kucingan dengan Satpol PP

Saat penutupan, Yuniar turut memeriksa hasil pembangunan yang tersebar di dua titik.

Titik pertama berupa pembangunan jalan rabat beton di Padukuhan Kwarakan.

Rabat beton itu, dibangun sepanjang 100 meter, lebar 1,3 meter dan tebal 0,12 meter. Pengecekan kualitas dan tebal beton turut dilakukan.

Sebelumnya, jalan lingkungan di Padukuhan Kwarakan itu hanya berupa jalan setapak kecil lebar 60 cm.

Sehingga akses kendaraan masyarakat tak bisa leluasa.

Baca Juga: 15 Ekor Sapi Mati Akibat PMK dalam Empat Bulan, Pemkab Gunungkidul Gencarkan Vaksinasi Ribuan Dosis

Peninjauan berlanjut di program rehabilitasi rumah tidak layak huni milik Mbah Tupon di Padukuhan Diran.

Rumah lansia itu, kini tak lagi berdinding anyaman bambu.

Rumah Mbah Tupon kini telah berdinding tembok dan plesteran.

Termasuk bagian atapnya yang kini semakin kokoh dan lantai telah dipasang keramik.

Selain rehab rumah, perbaikan turut menyasar area MCK.

 "Harapannya hasil pembangunan dapat dimanfaatkan warga," ungkapnya.

Baca Juga: Bermula dari Sewa Kos Eksklusif, Pria Asal Sleman Malah Gondol TV dan Water Heater

Brigjen TNI Yuniar berharap, pembangunan di Kalurahan Sidorejo dapat dinikmati masyarakat.

Di samping itu, keberadaan fasilitas seperti jalan dan sumur dari hasil TMMD dapat meningkatkan taraf hidup dan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Ketu RW 27 Padukuhan Kwarakan Saryo Ahmad Sumadi menyampaikan keberadaan rabat beton hasil TMMD dinilai bermanfaat.

Lantaran, jalan akses masyarakat semakin luas dan menunjang aktivitas perekonomian.

Baca Juga: Prediksi Skor Al Ittihad vs Al Qadsiah Saudi Pro League Jumat 22 Mei 2026 Kick Off 01.00 WIB

"Terimakasih, dan kami dari warga akan merawat jalan ini," ungkapnya.

Sumadi menyampaikan, jalan rabat beton memudahkan akses warganya.

Mengingat saat musim penghujan, jalan lama ditumbuhi lumut dan beberapa titik masih berupa tanah. (gas)



Editor : Meitika Candra Lantiva
#Danrem 072 pamungkas #Kulon Progo #pembangunan fisik #TMMD #TNI Manunggal Membangun Desa