Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kantor Kemenag Kulon Progo Mengadakan Pelatihan Penyembelihan Hewan Kurban Bagi Takmir dan Juru Penyembelih

Anom Bagaskoro • Rabu, 20 Mei 2026 | 17:43 WIB
LATIHAN: Peserta melatih teknik penyembelihan hewan ayam dan domba yang sesuai syariat Islam. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)
LATIHAN: Peserta melatih teknik penyembelihan hewan ayam dan domba yang sesuai syariat Islam. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)

 

 

KULON PROGO - Jelang Idul Adha, Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kulon Progo menggelar pelatihan penyembelihan hewan kurban.

Kegiatan ini diikuti peserta dari takmir masjid hingga juru penyembelih lokal.

Pelatihan penyembelihan dipimpin instruktur juru sembelih halal (Juleha).

Baca Juga: Kuota 87 Persen LBS Mencukupi, Pemkab Kulon Progo Ogah Terima Permintaan Cadangan Sawah dari Daerah Lain yang Mengalami Krisis Lahan Sawah

Kepala Kankemenag Kulon Progo Wahib Jamil menjelaskan, pelatihan rutin digelar setiap tahunnya menjelang Hari Raya Kurban, bekerjasama dengan Baznas dan Kelompok Juleha.

Tujuannya, memberikan pengetahuan serta pengalaman langsung mengenai penyembelihan hewan yang sesuai syariat Islam.

"Menjelang Idul Adha, semoga saat penyembelihan hewan kurban dapat sesuai syariat," ucap Wahib, Rabu (20/5/2026).

Wahib menyampaikan, pelatihan dilaksanakan di Masjid Asy Syam, Kalurahan Tanjungharjo, Kapanewon Nanggulan.

Baca Juga: Harkitnas 2026, Kementan Tegaskan Pentingnya Menjaga Tunas Bangsa untuk Perkuat Kedaulatan Pangan

Kegiatan ini diikuti sebanyak 71 peserta dengan menitikertakan beberapa syariat Islam yang harus ditegakkan oleh penyembelih hewan.

Di antaranya membaca doa, menghadap kiblat, memotong saluran utama di tubuh hewan.

Tak hanya teori, pelatihan menitikberatkan pada praktek.

Peserta diajak menyiapkan alat dan perlengkapan sebelum penyembelihan.

Alat pelindung diri berupa sepatu dan baju pelindung menjadi hal utama dalam penyembelihan.

Tujuannya mencegah luka akibat kecelakaan saat penyembelihan.

Baca Juga: Bawa Persija Jakarta Pecahkan Rekor Poin Terbanyak Dalam Satu Musim, Masa Depan Mauricio Souza Belum Pasti

Di samping itu, peserta diajak mengenali beberapa model pisau yang dapat digunakan untuk menyembelih.

Termasuk menajamkan pisau potong agar tak menyakiti hewan.

Teknik merobohkan hewan berukuran jumbo turut dipraktekkan.

Kemenag berharap teori dan latihan dapat memupuk keahlian dari pengurus hewan kurban.

Mengingat penyembelihan harus memnuhi syarat dan sebisa mungkin menarapkan sunnah yang ada.

Peserta pelatihan juga mendapat sertifikat pelatihan dasar setelah menjalani sesi teori dan praktek.

Baca Juga: Buntut Dugaan Kekerasan Seksual oleh Dosen, Ratusan Mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta Gruduk Gedung Rektorat

Sementara itu, Instruktur Pelatihan Juleha Putut Proboseto menjelaskan, terdapat 10 kompetensi yang diajarkan dalam pelatihan.

Dalam pelatihan, penyembelih harus mengutamakan masalah syariat Islam, dan penekanan higienitas serta sanitasi.

"Banyak penyembelih di masyarakat hanya tahu menyembelih yang halal, tetapi tidak untuk memperlakukan hewan dengan baik," ungkapnya.

Pentingnya pelatihan menjawab persoalan di tingkat masyarakat saat penyembelihan hewan.

Baca Juga: Igor Tolic Tekankan Persib Bandung Belum Menjadi Juara, Siapkan Tim Jelang Pertandingan Penentu

Masih banyak masyarakat yang tak memahami pentingnya memperlakukan hewan.

Terutama saat kurban, masyarakat belum banyak mengetahui teknik perobohan hewan berbadan jumbo agar tak tersakiti.

Dengan pelatihan ini, peserta yang mayoritasnya pengurus kurban dapat mempraktekkannya saat Idul Adha nanti. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Takmir dan Juru Penyembelih #penyembelihan hewan kurban #pelatihan #Kantor Kemenag Kulon Progo #syariat islam