KULON PROGO - Bank Kulon Progo komitmen dukung usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan ekonomi lokal.
Bank milik Pemkab Kulon Progo ini, membawa visi meningkatkan peningkatan perekonomian masyarakat.
Direktur Utama PT BPR Bank Kulon Progo Joko Purnomo menjelaskan, arah pembangunan ekonomi Bumi Binangun yaitu menggeliatkan perekonomian.
Khususnya usaha mikro kecil yang dapat menggerakkan roda perekonomian sekitar.
Termasuk usaha menengah yang mampu menyerap tenaga kerja.
"Untuk mendukung itu, kami menyiapkan beberapa program terutama KUR (Kredit Usaha Rakyat)," ucap Joko, Selasa (12/5/2026).
Joko menjelaskan, usaha mikro kecil menengah (UMKM) seringkali mengalami kekurangan permodalan.
Kondisi itu menghambat pengembangan bisnis.
Terutama untuk menaikkan kelas bisnis dan menaikkan produksi.
Alhasil, bisnis UMKM cenderung stagnan dan tak berkembang.
Baca Juga: 10 Provinsi Perkuat Kerja Sama Baru, dari Bidang Energi hingga Pengelolaan Sampah
Menghadapi persoalan itu, Bank Kulon Progo membuat progaram Super KerisKu.
Program tersebut telah diluncurkan sejak 2025.
Program ini, belum dimanfaatkan masyarakat luas.
Padahal program tersebut menawarkan pinjaman untuk permodalan usaha.
"Bunga flat 0,5 per per bulan, serupa dengan KUR, tapi lokal," ungkapnya.
Menurutnya, program tersebut dirancang agar pelaku usaha dapat mengembangkan bisnisnya.
Permodalan berupa uang tunai maksimal Rp 100 juta bukan lagi halangan untuk mengembangkan bisnis.
Dengan program itu, masyarakat dapat mengembangkan binis hingga memberikan manfaat domino.
Mulai dari perputaran ekonomi hingga penyerapan tenaga kerja. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva