KULON PROGO - Nasib nahas menimpa remaja Eza,14, warga Minggir, Sleman yang hanyut di Sungai Progo, Jumat (1/5). Korban dan temannya diketahui sempat bermain di tepi Sungai Progo, wilayah Kalurahan Banjararum, Kapanewon Kalibawang.
Kepala Kantor SAR Jogjakarta Rio Banupanitis menjelaskan, informasi remaja hanyut telah diterima pihaknya. Kronologi kejadian berawal saat korban dan temannya bermain di tepi Sungai Progo, sekitar Jembatan Kreo, Kalurahan Banjararum, Kalibawang, sekitar pukul 12.00.
Nahasnya, saat bermain korban justru terpeleset dan masuk ke perairan sekitar pukul 12.15."Korban terpeleset dan hanyut terbawa arus," ucap Rio, Jumat (1/5).
Baca Juga: Head to head PSS Sleman vs PSIS Semarang, Super Elja Dominan, Namun Tetap Harus Waspada
Rio menjelaskan, teman korban yang menyaksikan kejadian itu lantas meminta pertolongan ke warga sekitar. Sayangnya, korban tak telah hanyut cukup jauh. Lantaran, kondisi arus sungai cukup deras.
Mendapati laporan orang terhanyut, Basarnas Jogjakarta langsung menurjunkan satu tim penyelamatan. Penyelamatan menggunakan peralatan water rescue.
Selain itu, disediakan perahu rafting untuk menyusuri Sungai Progo. "Kondisi arus cukup deras dan warna air cokelat susu," ungkapnya.
Kondisi arus yang deras membuat membuat penyisiran dilakukan secara berhati-hati. Di samping penyisiran, relawan setempat diminta memantau sekitar tepi Sungai Progo, untuk memastikan lokasi terbaru korban.
Sekitar pukul 16.06, korban ditemukan di sekitar lokasi awal terpeleset. Korban ditemukan meninggal dunia, dan dibaqa ke Rumah Sakit Boro. (gas)
Editor : Heru Pratomo