Kepala Badan Penyelenggaran Jaminan Produk Halal (BPJH) DIJ Jateng Ika Efrilia menjelaskan, adanya kuota sertifikasi halal gratis.
Kuota ini disediakan pihaknya dalam rangka mewujudkan keamanan pangan dan memastikan unsur halal.
"Masih ada 10 ribu kuota sertifikat halal untuk wilayah DIJ," ucap Ika, Rabu (29/4/2026).
Baca Juga: Kota Jogja Kejar Target Jadi Percontohan Nasional, Pemkot Kini Genjot Penataan Bantaran Sungai: Fokus di Beberapa Sungai IniIka menyampaikan, kuota sertifikasi halal di tahun ini masih banyak tersisa. Padahal kuota ini, bisa hangus pada 31 Mei 2026 nanti.
Sehingga, pihaknya menggandeng pemkab untuk sosialisasi ke masyarakat luas. Khususnya UMKM yang membutuhkan sertifikasi halal.
Selain waktu yang tinggal sebulan lagi, untuk mendapat kuota gratis harus berebut dengan lima kabupaten kota di DIY.
Pihaknya berharap agar pemkab memberikan fasilitasi ke UMKM lokal untuk mendukung program ini.
Baca Juga: ADD 2026 Disunat, Pemdes di Kebumen Kelimpungan, Minta Pemkab Konsisten pada Kebijakan AnggaranSementara itu, Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menjelaskan, program kuota sertifikasi halal gratis akan segera ditindaklanjuti.
OPD pengampun UMKM diminta segera berkordinasi untuk melakukan sosialisasi sertifikasi tersebut.
"Pembentukan tim khusus, ini jadi momentum agar UMKM semakin maju," ungkapnya.
Baca Juga: Mudahkan Layanan dan Dorong Kepatuhan Wajib Pajak, Pemkab Bantul Luncurkan Pembayaran Pajak via VA dan QRISAgung menjelaskan, program sertifikasi halal gratis menjadi kebijakan yang ditunggu-tunggu. Paslanya, banyak UMKM di Bumi Binangun belum mengantongi sertifikat halal.
Padahal keberadaan sertifikat menambah kepercayaan dan nilai jual produk.
Untuk memanfaatkan kuota yang masih banyak, Agung meminta OPD bergerak cepat. Lantaran, kuota sertifikasi halal gratis berebut dnegan daerah lain. Sosialisasi ke akar rumput harus digalakkan, agar memantik minat UMKM.
Baca Juga: Pastikan Indeks Kualitas Udara Baik, Seribu Kendaraan Jadi Target Uji Emisi di SlemanApabila diperlukan, OPD perlu jemput bola ke UMKM. Jemput bola tak hanya menawarkan sertifikasi halal gratis, namun memastikan keikutsertaan UMKM masuk program tersebut. Sehingga, UMKM menerima manfaatnya secara langsung. (gas)