Perwakiln pengurus KONI DIY, berfoto bersama sebelum menggelar ziarah ke makam Sri Paduka Paku Alam VIII di Makam Astana Girigondo, Kulon Progo. Istimewa
KULON PROGO - Demi terus meningkatkan sinergitas dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten/Kota, KONI DIY menggelar kegiatan ziarah ke makam Sri Paduka Paku Alam VIII di Makam Astana Girigondo, Kulon Progo, Sabtu (24/4/2026).
Selain terus meningkatkan sinergi dengan anggotanya, kegiatan ini juga menjadi salah satu bagian dari peringatan Hari Jadi ke-59 KONI DIY pada tahun ini.
Wakil Ketua Umum (WKU) II KONI DIYNolik Maryono menjelaskan, kegiatan ini adalah salah satu agenda utama KONI DIYuntuk terus menjalin sinergitas dengan anggota-anggotanya, khususnya KONI Kabupaten/Kota.
"Ini adalah kegiatan sinergitas KONI DIYdengan KONI Kabupaten/Kota se-DIY. Tetapi kemudian langsung kita wujudkan dengan Hari Jadi KONI DIYyang sudah memasuki tahun ke-59," jelasnya.
Dalam acara ziarah tersebut, selain diikuti perwakilan pengurus KONI DIY, juga hadir perwakilan pengurus seluruh KONI kabupaten/kota se-DIY dan perwakilan abdi dalem Kadipaten Paku Alam yang secara khusus mendampingi proses ziarah.
"Tentu kegiatan ini kali laksanakan menjadi bagian dari usaha kita untuk ikut terus mendoakan pendahulu kita di organisasi KONI DIY agar beliau Almarhum diterima di sisi-Nya dan Khusnul Khotimah," cetusnya.
Lebih lanjut Nolik mengatakan, salah satu nilai yang coba diambil adalah manfaat nilai-nilai spiritual dari tokoh-tokoh mantan Ketum KONI DIYini dalam memberikan semangat pada atlet-atlet.
"Bagaimana tokoh-tokoh ini memberikan pelajaran kepada atlet-atlet berupa kegigihan para pendahulu kita, baik Sri Paduka Paku Alam VIII, dan Ketua Umum setelah beliau yang tetap bersemangat membangun prestasi olahraga," paparnya.
Dalam kesempatan tersebut Nolik menerangkan bahwa, untuk peringatan Hari Jadi KONI DIY sendiri telah ditetapkan jatuh pada setiap tanggal 25 April.
Ketetapan ini tak lepas dari penelusuran sejarah dimana tanggal 25 April menjadi tanggal pertama kalinya KONI DIY ditetapkan atau terbentuk dengan Ketua Umum (Ketum) pertama yakni, Sri Paduka Paku Alam VIII.
"Oleh karenanya kita ngajak seluruh elemen pelaku olahraga khususnya KONI Kabupaten Kota dan KONI DIYuntuk berziarah ke makam Sri Paduka Paku Alam VIII di mana beliau ini adalah salah satu pendiri atau Ketua Umum pertama KONI DIYpada tahun 1967 ketika KONI DIY baru berdiri," tegasnya.
Untuk ziarah di Makam Paku Alam VIII, kepengurusan KONI DIYberupaya untuk melanjutkan cita-cita yang selama ini telah dicanangkan, yakni membina seluruh atlet DIY untuk bisa meraih prestasi hingga level nasional dan hingga internasional.
"Beliau ini kan tokoh olahraga nasional, jadi cita-cita beliau untuk bisa terus mendukung pembinaan olahraga di DIY dapat kami laksanakan hingga memunculkan atlet-atlet berprestasi," tandasnya. (ayu)