KULON PROGO - Momen pemberangkatan jemaah haji asal Bumi Binangun, identik dengan pelepasan rombongan. Doa dan air mata nampak jelas saat keluarga serta sanak saudara melepas kepergian jamaah haji.
Pantauan Radar Jogja, acara pelepasan haji Kulon Progo berpusat di Masjid Agung. Sejak dini hari, jemaah haji serta pengantar telah memadati kawasan masjid. Sekitar pukul 04.00 acara pelepasan telah dimulai. Jemaah haji mendapatkan pengarahan dan dilepas secara resmi.
Sekitar pukul 05.55 rombongan bus berisi jemaah haji mulai keluar dan hendak menuju Embarkasi YIA. Nampak pengantar yang mayoritas keluarga atau sanak saudara melambaikan tangan sebagai wujud rasa perpisahan. Sedari dini hari pengantar hanya diperbolehkan berada di luar pagar, dan jemaah haji berada di masjid.
Momen rombongan yang bertolak ke embarkasi menjadi haru. Nampak sejumlah pengantar mengabadikan momen dan sambil melambaikan tangan. Salah satu pengantar Alifah menyampaikan, dirinya sengaja mengantar keberangkatan haji kedua orangtuanya.
"Mengantar orang tua yang berangkat haji, kemarin dari Bekasi ke sini pulang kampung," ucap Alifah saat ditemui di Masjid Agung, Selasa (21/4).
Alifah yang sedang di perantauan sengaja kembali ke Kulon Progo. Pasalnya, kedua orangtuanya berangkat haji tahun ini. Ia sengaja membantu mempersiapkan segala kebutuhan orangtuanya langsung di rumah.
Kepulangannya mempersiapkan kebutuhan orang tua untuk menunjukkan bakti dan dukungan moral. Selain mempersiapkan kebutuhan orang tua, Alifah turut mengantarkan kedua orangtuanya hingga di Masjid Agung. "Kami berharap orang tua sehat di sana, ibadah hajinya juga lancar," ungkapnya.
Baca Juga: Harda Kiswaya Kembali Rotasi Lima Pejabat Eselon Dua, Soroti Kinerja Inspektorat
Ia menjelaskan, sengaja mengantar orangtuanya dengan menunjukkan dukungan moral, mengingat ibadah di Baitullah berfokus ke kegiatan fisik yang menguras tenaga dan mental. Di samping itu, kegiatan pelepasan merupakan dukungan ke seluruh jemaah. Harapannya, Alifah sekeluarga dapat melaksanakan ibadah haji di tahun-tahun selanjutnya.
Sementara itu, Bupati Kulon Progo Agung Setyawan melepas keberangkatan jemaah haji asal Bumi Binangun. Jemaah haji asal Kulon Progo berjumlah 384 orang, terbagi dalam beberapa kloter. Kloter pertama berisi 354 orang. "Sebagian besar jemaah asal Kulon Progo masuk kloter pertama," ungkapnya.
Agung berpesan agar jemaah tidak kehilangan fokus saat ibadah haji. Pasalnya, ibadah haji harus menjalankan setiap rukunnya. Jemaah haji juga harus mempertimbangkan kondisi tubuh masing-masing. (gas/laz)
Editor : Sevtia Eka Novarita