Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Masalah Teknis saat Distribusi, Kemenhaj DIY Janjikan CJH Maksimal Terima Koper H-1 Keberangkatan

Anom Bagaskoro • Selasa, 21 April 2026 | 22:23 WIB
Petugas Kemenhaj melihat kondisi koper yang akan diterbangkan ke Arab Saudi.
Petugas Kemenhaj melihat kondisi koper yang akan diterbangkan ke Arab Saudi.

 

 

 

KULON PROGO - Menjelang pemberangkatan calon jemaah haji (CJH) dari Embarkasi YIA, petugas justru masih menunggu koper. Pasalnya, ribuan CJH yang tergabung di puluhan kloter YIA belum menerima koper.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh DIY Jauhar Mustofa menyampaikan, adanya keterlambatan distribusi koper. Hal ini menjadi masalah yang baru pertama kali terjadi.

Penyebab keterlambatan koper ini dikarenakan masalah teknis. "Memang ada keterlambatan distribusi koper, ini hampir terjadi di semua daerah," ucap Jauhar, Selasa (21/4).

Baca Juga: Pasangan Sejoli Asal Kolombia Nekat Ngamen Akrobatik di Bantul, Berujung Dideportasi Begini Kata Kakanwil Dirjen Imigrasi DIY

Jauhar menjelaskan, keterlambatan pengiriman koper mengakibatkan CJH dari 21 kloter belum menerima hak mereka. Saat ini, baru kloter 1-5 yang telah menerima koper. Dari segi hak, CJH memperoleh dua koper berukuran besar dan kecil. Satu koper besar masuk ke dalam bagasi dan satu koper kecil masuk kabin.

Hasil kordinasi terakhir distribusi koper akan segera dilengkapi. Di hari keberangkatan kloter 1 YIA, satu truk kontainer berisi koper akan didistribusikan ke kantor kementerian hai di masing-masing kabupaten kota.

Dipastikan, jamaah haji dapat menerima koper sebelum pemberangkatan ke Tanah Suci. "Dipastikan sudah menerima, karena H-1 sebelum pemberangkatan koper akan mulai bergerak ke embarkasi," ungkapnya.

Baca Juga: Layani 8.718 Peserta, Untidar Magelang Terapkan Sistem Booting Flashdisk untuk Cegah Kecurangan UTBK-SNBT

Jauhar menjelaskan, koper CJH akan terlebih dahulu diterima di embarkasi. Nantinya, koper tersebut akan diperiksa oleh petugas imigrasi, bandara, dan kemenhaj. Tujuannya, memastikan barang bawaan aman dan tak melanggar hukum.

 Ia turut menambahkan, pada gelombang pertama, jamaah haji dapat memasukkan kain ihram ke dalam koper bagasi. Sedangkan gelombang kedua, kain ihram dimasukkan ke dalam kabin.

 Skema ini, dilakukan untuk mempermudah CJH saat tiba di Arab Saudi dengan pertimbangan waktu dan rukun ibadah haji. (gas/pra)

Editor : Heru Pratomo
#kanwil kemenhaj #masalah distribusi #Kulon Progo #koper #cjh