KULON PROGO - Pemkab Kulon Progo mulai serius mengurus perbaikan jalan.
Hal ini tertuang pada Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2027 yang masih dalam proses kajian.
Dalam RKPD terdapat program perbaikan jalan dengan target 2029
Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko menjelaskan, Pemkab komitmen memperbaiki infrastruktur jalan sebagaimana banyak dikeluhkan warga.
Lantaran, hampir 40 persen jalan di Bumi Binangun mengalami kerusakan sedang hingga parah.
Baca Juga: Jogja Printing Expo 2026 Resmi Dibuka, Tampilkan Teknologi Percetakan Modern
"Tahun 2027 hingga 2029 targetnya Kulon Progo zero jalan rusak atau bolong," ucap Ambar, Rabu (8/4/2026).
Ambar menjelaskan, komitmen zero jalan rusak di 2029 akan dimulai pada tahun 2027.
Pemkab saat ini masih menyusun RKPD agar mampu merealisasikan program tersebut sesuai target.
RKPD yang baru saja menjalani proses musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenang) itu, secara implisit mencerminkan kenaikan anggaran infrastruktur.
Kenaikan anggaran berasal dari efisiensi beragam sektor.
Mulai dari refocusing anggaran, pengurangan belanja makan minum hingga pengurangan program.
Baca Juga: Resmi Dibuka Hari Ini, Jogja Food & Beverage Expo 2026 Hadirkan Ratusan Industri Makanan dan Minuman
Jika berkaca di tahun 2026 ini, kenaikan anggaran perbaikan infrastruktur bisa mencapai Rp 13 miliar.
Selain infrastruktur, masalah pengentasan kemiskinan tak luput dari pembahasan.
Salah satu kebijakan, melalui, bantuan sosial hingga pembukaan investasi. Investasi nantinya akan membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
Ambar berharap, penyusunan RKPD 2027 dapat didasarkan atas keinginan masyarakat.
Di kanal instagram pribadinya, ia memberikan link Musrenbang 2027, agar masyarakat dapat mengusulkan pembangunan yang dirasa penting.
Baca Juga: Suspek Campak Capai 2.188 Kasus, Pemprov Jateng Galakkan Imunisasi dan Deteksi Dini
Sementara itu, Kabid Analisis Data dan Perencanaan Pembangunan Baperida Kulon Progo Restu Dewandaru menjelaskan, terlaksananya Musrenbang.
Menurutnya, musrenbang merupakan tahapan krusial mengintegrasikan pembangunan nasional, provinsi, hingga kabupaten.
"Forum musrenbang dapat diikuti masyarakat, dan ini merupakan tahapan krusial," ungkapnya. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva