Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Cium Foto Suami sambil Menatap Makamnya, Kopda (Anm) Farizal  Dikebumikan di TMP Wates, Serka (Anm) Ichwan di Magelang

Anom Bagaskoro • Minggu, 5 April 2026 | 20:25 WIB
KHIDMAT: Upacara pemakaman Serka (Anm) Ichwan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Dharmoloyo II, Magelang berjalan lancar dan haru, Minggu (5/4/2026). (Naila Nihayah/Radar Jogja)
KHIDMAT: Upacara pemakaman Serka (Anm) Ichwan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Dharmoloyo II, Magelang berjalan lancar dan haru, Minggu (5/4/2026). (Naila Nihayah/Radar Jogja)

KULON PROGO - Dua dari tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) bersama PBB, Minggu (5/4/2026) dimakamkan di kampung halaman masing-masing. Mereka adalah Kopda Anumerta (Anm) Farizal Rhomadhon di Kulon Progo dan Serka Anumerta (Anm) Muhammad Nur Ichwan di Magelang.

Jenazah Kopda (Anm) Farizal Rhomadhon dikebumikan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giripeni, Kalurahan Giripeni, Kapanewon Wates. Sementara jenazah Serka (Anm) Muhammad Nur Icwan Muhammad Nur Ichwan dimakamkan di TMP Giri Dharmoloyo II, Magelang,

Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita memimpin upacara pemakaman militer Serka (Anm) Muhammad Nur Ichwan di Magelang. Prosesi berlangsung khidmat sebagai penghormatan terakhir bagi prajurit yang gugur dalam misi perdamaian dunia di Lebanon.

Baca Juga: Duka Masyarakat Kulon Progo untuk Prajurit TNI Yang Gugur di Lebanon; Antre Salat Jenazah saat Tiba di Rumah Duka, Berduyun-duyun Iringi ke TMP Giripeni

Jenazah almarhum diberangkatkan dari rumah duka di Dusun Deyangan, Mertoyudan, sekitar pukul 08.30. Mobil jenazah melaju perlahan membelah jalanan, diiringi keluarga dan rombongan TNI yang mengantar ke tempat peristirahatan terakhir.

Setibanya di kompleks TMP sekitar pukul 09.00, peti jenazah yang diselimuti bendera Merah Putih diturunkan dengan penuh penghormatan. Sejumlah prajurit TNI tampak membawa karangan bunga dan potret almarhum, sementara keluarga, jajaran TNI-Polri, serta pejabat daerah, hadir memberikan penghormatan terakhir.

Prosesi pemakaman diawali dengan upacara militer. Saat peti jenazah ditempatkan sejajar dengan liang lahat, suasana hening menyelimuti area TMP. Dalam upacara ini juga dibacakan riwayat hidup almarhum. Serka (Anm) Nur Ichwan diketahui bertugas sebagai bintara kesehatan di Kodam IX/Udayana.

Baca Juga: Masih Ditemukan Reklame Ilegal, DPRD Gunungkidul Siapkan Raperda untuk Perkuat Pengawasan dan Dongkrak PAD

Selama pengabdiannya, ia menerima sejumlah tanda jasa, termasuk enam penghargaan resmi. Dua di antaranya adalah United Nations Medal dan Tanda Kehormatan Veteran Perdamaian Republik Indonesia. Dalam amanatnya, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menyampaikan penghormatan negara atas pengabdian almarhum.

"Saya Wakil Panglima TNI atas nama negara dan TNI dengan ini mempersembahkan ke Persada Ibu Pertiwi jiwa raga dan jasa-jasa almarhum, Sersan Kepala Anumerta Muhammad Nur Ichwan, yang telah meninggal demi kepentingan keluhuran negara dan bangsa," ucapnya.

Dia menyebut, almarhum gugur pada 30 Maret 2026 di Lebanon saat menjalankan tugas dalam misi UNIFIL bersama pasukan PBB. Ia tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Mekanis (Yonmek) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXIII-S.

Baca Juga: Untidar Siap Gelar UTBK 2026 dengan Hadirkan Perubahan Sistem Teknologi, Mekanisme Booting Diklaim Cegah Kecurangan

Setelah itu, prosesi dilanjutkan dengan tembakan salvo sebagai bentuk penghormatan militer. Dentuman salvo menggema, menandai penghormatan terakhir kepada prajurit yang gugur di medan tugas.

Peti jenazah kemudian diturunkan ke liang lahat secara perlahan. Wakil Panglima TNI dan perwakilan keluarga bergantian menaburkan bunga, memberikan penghormatan terakhir dengan penuh haru. Setelah liang lahat tertutup sempurna, Wakil Panglima TNI meletakkan karangan bunga di atas pusara, disusul penghormatan terakhir dari seluruh peserta upacara.

Prosesi pemakaman berakhir sekitar pukul 09.30, ditandai dengan penyerahan bendera Merah Putih kepada istri almarhum, Hana Dita Anjani. Penyerahan itu menjadi simbol penghormatan negara sekaligus penutup rangkaian upacara militer.

Setelah itu, keluarga, veteran, serta warga yang hadir tampak mendekat ke pusara dan memanjatkan doa. Suasana haru masih terasa mengiringi kepergian Serka (Anm) Ichwan ke peristirahatan terakhirnya.

PATRIOT: Prajurit TNI mengusung peti jenazah Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon setibanya di rumah duka di Padukuhan Ledok, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kulon Progo, Sabtu (4/4/2026) malam. (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)
PATRIOT: Prajurit TNI mengusung peti jenazah Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon setibanya di rumah duka di Padukuhan Ledok, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kulon Progo, Sabtu (4/4/2026) malam. (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)

Di Kulon Progo, pemakaman jenazah Kopda (Anm) Farizal Rhomadhon diiringi tangis lirih istri dan keluarga. Pantauan Radar Jogja, jenazah diberangkatkan dari rumah duka sekitar pukul 08.30. Sekitar pukul 09.00, jenazah tiba di TMP Giripeni. Personel Kodim dan TNI menggotong peti jenazah yang berbalut bendera Merah Putih.

Sebelum dikebumikan, upacara penghormatan dilakukan oleh peserta dari TNI, Polri, pemerintah daerah dan keluarga. Tembakan penghormatan melengking menandakan jenazah siap memasuki liang lahat. Sesaat setelah itu, nampak istri almarhum, Fafa Nur Azilla yang tertatih mendekati liang lahat.

Ia memiliki kesempatan untuk menaburkan bunga ke liang lahat sebelum ditutup tanah. Seakan tak kuat menahan duka, Fafa perlu dirangkul oleh persit TNI yang setia menjaganya sejak kabar duka didengar keluarga. Tangis sempat tertahan, kemudian pecah saat tangan lemah Fafa menaburkan bunga di liang lahat.

Baca Juga: Perubahan Peran di Sektor Pertahanan PSIM Jogja Jadi Ujian Tersendiri bagi Yusaku Yamadera

Kesempatan penaburan bunga juga diberikan ke orang tua dan keluarga. Nampak anak almarhum yang berusia dua tahun, ikut digendong keluarga. Ia tak terlihat sedih, karena belum mengetahui apa yang terjadi dengan ayahnya. Mencoba menenangkan anak, ayah almarhum Farizal memberikan senyuman kecil dan memberikan bunga. Ia mengajari cucunya untuk menaburkan bunga ke liang lahat.

Usai prosesi itu, liang lahat kemudian ditutup. Irup upacara pemakaman Asisten Kebijakan Strategis dan Perencanaan Umum Panglima TNI Letjen TNI Candra Wijaya memberikan karangan bunga secara simbolis.

Usai upacara peserta dapat melakukan penaburan bunga. Namun, tepat tak jauh dari liang lahat, Fafa Nur Azila masih lemah menahan duka mendalam. Setelah setengah jam ditenangkan, Fafa memberanikan diri kembali ke kuburan suaminya. Ia duduk lemah dan mencium foto suaminya.

Baca Juga: Quattrick ke Gawang Persipal Palu FC, Gustavo Tocantins Jadi Mesin Gol PSS Sleman Yang Tak Tergantikan

Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Joko Hadi Susilo menyampaikan, proses pemakaman berjalan lancar. Sejak di rumah duka, jenazah telah diserahkan dari keluarga ke TNI untuk pemakaman. Penghormatan di rumah duka dan TMP telah dilakukan. "Pemakaman sudah dilakukan, berjalan dengan aman dan lancar," ungkapannya

 Joko menjelaskan, usai gugur dalam misi perdamaian, sosok Farizal mendapat kenaikan pangkat menjadi Kopda Anumerta. Almarhum juga memperoleh sejumlah penghargaan. Di antaranya, Satya Lencana Santi Dharma, Tanda Kehormatan Veteran Perdamaian, Lebanon War Medal, Order of The Cedar, dan Medal of Military Merit. (aya/gas/laz)

 

Editor : Herpri Kartun
#United Nations Interim Force in Lebanon #Farizal Rhomadhon #Muhammad Nur Icwan Muhammad Nur Ichwan #lebanon #UNIFIL Lebanon