KULON PROGO - Jenazah Praka Farizal Rhomadhon yang gugur saat serangan Israel di Lebanon belum jelas kepulangannya. Hingga kini keluarga belum mendapatkan kepastian jadwal jenazah diterbangkan dari Lebanon ke Tanah Air.
Supinah, ibunda Praka Farizal mengaku masih menunggu kabar dari berbagai pihak. Mulai Mabes TNI hingga Kementerian Pertahanan belum memberikan kepastian kepulangan. Hal ini mempertimbangkan eskalasi militer yang terjadi di area konflik perbatasan Lebanon.
"Dari koramil kepulangan Rabu atau Kamis, tapi belum jelas," ucap Supinah, Selasa (31/3).
Selama ini, informasi kondisi Praka Farizal didapat keluarga dari TNI melalui Koramil Lendah. Namun kepastian kepulangan juga belum diterima keluarga. Padahal keluarga sudah menanti kepulangan Praka Fahriza.
Supinah mengaku telah berkomunikasi dengan istri Praka Farizal. Keluarganya menghubungi menantu menggunakan video call untuk memastikan istri dan anak Praka Farizal. Pasalnya, istri dan anak berada di Aceh, tepatnya di asrama militer.
"Saya sama suami video call dengan keluarga dan anak di Aceh," ungkapnya.
Sebenarnya, istri dan anak Praka Farizal hendak kembali pulang ke Kulon Progo. Namun saat memesan tiket kepulangan belum ada penerbangan yang tersedia. Alhasil, kepulangan tertunda hingga waktu yang belum bisa dipastikan.
Sementara itu, Lurah Sidorejo Sutrisno menyampaikan, rencana pemakaman Praka Farizal telah disetujui keluarga. Proses pemakaman akan digelar secara militer, setelah jenazah kembali ke tanah air. "Kami mengikuti keinginan keluarga, kami persiapkan dengan baik," ungkapnya.
Sutrisno menjelaskan, rencana keluarga hendak memakamkan Praka Farizal di tempat pemakaman umum (TPU). TPU terletak sekitar 500 meter dari rumah duka. Bahkan liang lahatnya telah disiapkan, tepat di samping makam kakek Praka Farizal.
Perhatian menyambut kepulangan prajurit asal Lendah itu juga disampaikan Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko. Pemkab mengupayakan pemulangan jenazah dengan berkordinasi ke instansi terkait.
Fokus pemkab juga terkait penjemputan jenazah pascakembali ke tanah air. "Kami sediakan ambulans untuk membantu proses penjemputan," ungkapnya. (gas/laz)