KULON PROGO - Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulon Progo kebut perbaikan jalan jelang Lebaran.
Targetnya perbaikan jalan dapat selesai H-3 lebaran, atau tanggal 17 Maret 2026.
Kepala DPUPKP Kulon Progo Didik Wijanarko menyampaikan, perbaikan jalan diupayakan untuk menyambut Lebaran.
Lantaran, saat lebaran banyak pemudik yang mengakses jalan-jalan termasuk jalan berstatus milik kabupaten.
Sehingga, jalan rusak dengan keadaan berlubang hingga pecah mendapat perawatan rutin.
"Kontraknya sudah dibuat, ini paket perawatan jalan rutin selama enam bulan," ucap Didik, Senin (16/3/2026)
Didik menyampaikan, perbaikan jalan menyasar 12 kapanewon di Kulon Progo.
Saat lebaran, terdapat dua paket pekerjaan dengan total nilai Rp 4,3 miliar.
Akan tetapi, dua paket ini memiliki rentang waktu pelaksanaan secara bertahap.
Hanya 11 ruas jalan atau senilai Rp 250 juta yang dipastikan diperbaiki menjelang lebaran.
Perbaikan jalan menyasar jalan berlubang yang masuk kategori ringan hingga sedang.
Penanganan jalan berlubang berupa penambalan dengan aspal.
Tentu, sebelum ditambal diperlukan penggalian kecil agar tambalan rata dan awet. Hal inilah yang ditekankan DPUPKP ke kontraktor penyedia jasa.
"Targetnya H-3 Lebaran selesai, agar tak mengganggu lalu lintas," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Kulon Progo Agung Setyawan mengungkapkan, perbaikan jalan menjelang Lebaran merupakan prioritasnya.
Namun, di tahun 2026 ini mekanisme perbaikan jalan tak bisa mengikuti rangkaian waktu menjelang lebaran.
Pasalnya, aturan tender baru dapat dibuka di Maret 2026.
"Pemenangan tender agak mundur, idealnya satu bulan sudah tender dan pelaksanaan," ucap Agung.
Agung mengungkapkan, tender perbaikan jalan menjelang Lebaran seharusnya selesai jauh hari.
Akan tetapi, mekanisme dan regulasi penganggaran awal tahun tak memungkinkan terjadi.
Alhasil, perbaikan jalan menjelang Lebaran tak bisa menyeluruh.
Namun, pihaknya memastikan perbaikan akan berlanjut setelah lebaran. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva